Diabetes, Penyakit Gaya Hidup
- Pixabay/TesaPhotography
Memahami kembali diabetes
Diabetes (diabetes melitus) adalah penyakit jangka panjang atau kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang jauh di atas normal. Kadar gula darah dikatakan terlalu tinggi jika melebihi angka 200 mg/dL. Penumpukan glukosa dalam darah (hiperglikemia) dapat menyebabkan komplikasi seperti kerusakan ginjal dan saraf, serta masalah pada mata.
Dilansir WebMD, Ada dua jenis utama diabetes yaitu tipe I dan tipe II. Diabetes tipe I dikatakan minim kerusakan pankreas dan jarang dialami. Sementara itu, diabetes tipe 2 merupakan yang sering terjadi (80 persen).
Diabetes tipe I biasanya memiliki kadar gula darah yang terkontrol dan tidak tinggi, sehingga meskipun terjadi luka, akan lebih mudah ditangani dan cepat sembuh. Untuk tipe basah digunakan pada penderita diabetes yang memiliki komplikasi berupa luka yang sulit sembuh.
Komplikasi hingga risiko amputasi
Almarhum Oon Project Pop diketahui berjuang melawan penyakit diabetes dan sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari sebelum akhirnya meninggal dunia akibat komplikasi gagal ginjal.
Penderita diabetes memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi. Kadar gula darah yang tinggi secara terus-menerus dapat menyebabkan penyakit serius yang memengaruhi jantung dan pembuluh darah, mata, ginjal, saraf, hingga gigi. Jadi, penderita diabetes juga memiliki risiko yang lebih tinggi menderita infeksi.
Menurut laman International Diabetes Federation (IDF), menjaga tekanan gula darah, tekanan darah, dan kolesterol dalam batas atau mendekati batas normal dapat menunda atau bahkan mencegah terjadinya komplikasi diabetes. Karena itu, penderita diabetes harus melakukan pengecekan berkala. Berikut bahaya komplikasi diabetes yang harus diwaspadai.
Penyakit kardiovaskuler
Dapat memengaruhi jantung dan pembuluh darah, bahkan dapat menyebabkan komplikasi fatal seperti penyakit arteri koroner yang dapat menimbulkan serangan jantung dan stroke. Penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab kematian paling umum pada penderita diabetes. Tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gula darah tinggi, dan faktor risiko lain berkontribusi pada peningkatan komplikasi kardiovaskuler.
Penyakit ginjal (Diabetic Nephropathy)
Komplikasi ini disebabkan oleh kerusakan pada pembuluh darah kecil dari dalam ginjal. Kondisi ini dapat menyebabkan ginjal menjadi kurang bekerja dengan baik dan akhirnya menjadi gagal. Penyakit ginjal lebih umum terjadi pada penderita diabetes dibandingkan mereka yang tidak. Menjaga kadar gula darah dan tekanan darah mendekati normal dapat banyak mengurangi risiko penyakit ginjal.