Diabetes, Penyakit Gaya Hidup

Ilustrasi pengecekan diabetes.
Sumber :
  • Pixabay/TesaPhotography

Penyakit saraf (Diabetic Neuropathy)

img_title Jangan Hanya Tahu Angkanya, Gula Darah Juga Perlu Dikendalikan

Diabetes dapat menyebabkan kerusakan pada saraf di seluruh tubuh saat tekanan darah dan gula darah sangat tinggi. Hal ini dapat menyebabkan masalah pencernaan, disfungsi ereksi, dan fungsi organ lainnya. Di antara area tubuh yang paling banyak terkena adalah kaki dan tangan, khususnya kaki. Kerusakan saraf di area ini disebut dengan peripheral nueropathy dan dapat menyebabkan rasa sakit, menggelitik, dan mati rasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mati rasa ini yang sangat penting karena dapat membuat luka tidak diketahui, hingga menyebabkan infeksi dan kemungkinan diamputasi. Penderita diabetes memiliki risiko diamputasi hingga lebih dari 25 kali lebih tinggi dari yang bukan penderita diabetes.

img_title Penyakit Ginjal Sudah Ditemukan pada Usia 15 Tahun, Cek 7 Tanda yang Tak Boleh Diabaikan!

Namun, dengan penanganan yang komprehensif, amputasi besar yang berkaitan dengan diabetes dapat dicegah. Bahkan saat memang harus diamputasi, kaki yang masih tersisa dan nyawa penderita dapat diselamatkan dengan perawatan lanjutan dari tenaga medis multidisiplin. Penderita diabetes harus secara rutin memeriksa kaki mereka.

Penyakit mata (Diabetic retinopathy)

img_title Merasa Sehat di Usia 40? Waspadai Deretan Penyakit yang Bisa Muncul Tanpa Gejala

Sebagian besar penderita diabetes akan mengalami semacam penyakit mata yang menyebabkan berkurangnya pandangan atau bahkan kebutaan. Tingginya kadar gula darah yang terus-menerus, bersamaan dengan tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi adalah penyebab utama penyakit ini. Kondisi ini bisa dikelola dengan pemeriksaan mata rutin dan menjaga kadar gula dan lipid pada batas atau mendekati batas normal.

Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati

Selain faktor gen, diabetes dapat dicegah. Caranya adalah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Menurut studi The Nurses 90 persen diabetes tipe II diakibatkan beberapa faktor seperti kebihan berat badan, Jarang berolahraga, tidak menjaga asupan makanan, merokok.

Dilansir dari laman hsph.harvard, ada beberapa langkah pencegahan untuk meminimalisasi risiko diabetes.

Kendalikan berat badan

Berat badan adalah salah satu faktor pemicu diabetes. Kondisi obesitas akan meningkatkan risikonya hingga 40 kali lebiih tinggi. Karenanya, menurunkan atau mengendalikan berat badan akan menurunkan risikonya hingga 70 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bergerak

Lakukan aktivitas fisik seperti berjalan santai atau berolahraga ringan namun rutin. Selain mampu kurangi bobot tubuh, bergerak juga mampu memperlancar peredaran darah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut