Gempuran Ransomware di Jagad Siber

Ilustrasi virus komputer.
Sumber :
  • Pixabay/geralt

Symantec menemukan 64 persen korban ransomware di Amerika Serikat terpaksa membayar uang tebusan. Sementara hanya 34 persen korban serupa di belahan dunia lainnya yang melakukan pembayaran.

img_title Mobil Anda Bisa Dikunci Hacker dari Jarak Jauh, Ini Ancamannya di 2026

Tahun lalu, rata-rata jumlah uang tebusan yang dibayar korban membengkak 266 persen. Uang tebusan itu rata-rata US$1.077 per korban dari sebelumnya yang hanya US$294 pada 2015.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah Antisipasi

img_title Bahaya Mengintai Pengguna NFC di Indonesia

Saat ini, seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Komunikasi dan Informatika, Minggu, 14 Mei 2017,  belum ada solusi yang paling cepat dan jitu untuk mengembalikan file-file yang sudah terinfeksi ransomware WannaCry.

Untuk keamanan penggunaan komputer di Indonesia, Kominfo menegaskan pentingnya semua orang, baik individu, perusahaan, kementerian, lembaga serta organisasi lainnya melakukan antisipasi dari serangan tersebut.

img_title AI Kini Dipakai Penjahat Siber, Ransomware Makin Pintar dan Sulit Dilawan

Berikut ini langkah antisipasi yang penting untuk dilakukan:

1. Sebelum hidupkan komputer/server, terlebih dahulu matikan Hotspot/Wifi dan cabut koneksi kabel LAN/Internet 

2. Setelahnya, segera pindahkan data ke sistem operasi non windows (linux, mac) dan/atau lakukan back up/copy semua data ke media storage terpisah. 

Kemudian dari pengelola teknologi informasi dapat melakukan tindak lanjut teknis lainnya:

1. Lakukan update security pada windows Anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoct. 

Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx. Updating sebaiknya dilakukan dengan cara mengambil file patch secara download menggunakan komputer biasa, bukan komputer yang berperan penting.

2. Lakukan update AntiVirus. Contoh AV: Kapersky Total Security, Eset, Panda, Symantec yang bisa download versi trial untuk 30 hari gratis dengan fungsi atau fitur penuh dan update. Pastikan AV meliputi Anti Ransomware.

4. Non aktifkan fungsi SMB (Server Message Block) dan jangan mengaktifkan fungsi macros 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Block Ports : 139/445 & 3389


 

Ilustrasi hacker.

Serangan Siber Berubah di Era AI, Phishing hingga Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi

Perkembangan AI membuat serangan siber seperti phishing, pencurian kredensial, dan ransomware semakin canggih. Bisnis perlu meningkatkan cyber resilience.

img_title
VIVA.co.id
13 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut