Minahasa Merdeka, Haruskah?

Bendera lambang MInahasa Merdeka
Sumber :
  • VIVA.co.id/Facebook@Ancient of Minahasa

Lengkap dengan senjata tajam khas Minahasa, kehadiran Fahri pun sempat memicu ketegangan urat. Namun beruntung, Fahri tetap 'lolos' dan bisa melanjutkan kunjungannya di Manado.

img_title Menhan Sjafrie Ungkap Maksud Prabowo soal Indikasi Makar di Balik Aksi Demo

Aksi Masyarakat Adat Minahasa menolak kedatangan Fahri Hamzah di Bandara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FOTO: Aksi sejumlah warga Minahasa menggunakan pakaian adat saat menolak kehadiran Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Manado, Sabtu (13/5/2017)

img_title Prabowo: Ada Gejala Tindakan Mengarah ke Makar dan Terorisme

Sejalan itulah kemudian isu Minahasa Merdeka makin meluas dan menjadi perbincangan. Jejaring sosial Facebook dan Twitter menjadi wadah yang membuat gema ini makin meluas.

Aksi simpatik terhadap Ahok pun akhirnya terpelintir dan kemudian dianggap berkaitan dengan Minahasa Merdeka. Lengkap sudah, isu ini mendapat tempat dan dibumbui jargon perlawanan minoritas.

img_title Enam Napi Kasus Makar Tanpa Senjata di Papua Dapat Amnesti

"Kami bangsa Minahasa Raya berhak eksis sebagai negara yang merdeka. Freedom. I yayat u santi," demikian salah satu tulisan di Facebook menggaungkan isu Minahasa Merdeka.

Pesan Peringatan

Di luar itu, isu bahwa Minahasa Merdeka, sejatinya memang bukan sesuatu yang baru. Diakui memang ada sejumlah orang yang menjadikan isu ini sebagai posisi tawar.

Namun ini bukan untuk dalam definisi akan memerdekakan secara utuh. "Jangan coba-coba mengubah ideologi negara. Negara harus tegas. Jika tidak referendum Minahasa Merdeka siap kami kobarkan," kata seorang aktivis Referendum Minahasa, Rocky Oroh, Selasa, 16 Mei 2017.

Rocky mengisyaratkan bahwa secara prinsip orang Minahasa begitu mencintai Indonesia dengan segala keberagamannya. Ia pun tak menampik jika isu pemikiran negara baru dalam negara, bukan target mereka.

"Bentuk negara masih terlalu dini untuk dibahas. Yang pasti kami tidak main-main (soal sikap perlawanan terhadap perusak NKRI)" katanya.

Sikap para aktivis Referendum Minahasa ini juga diakui oleh kepolisian. Kabar bahwa Minahasa Merdeka, hanyalah sebagai peringatan keras.

Ia lahir dari sebuah perlawanan terhadap mereka yang merusak atau mengganggu keutuhan Indonesia. "Enggak ada makar, enggak ada satu pun," kata Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Bambang Waskito.

Demo desak polisi bebaskan terduga makar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FOTO: Aksi warga meminta terduga pelaku makar di Jakarta dibebaskan beberapa waktu lalu

Kapolresta Manado Kombes Pol Hisar Siallagan juga membenarkan hal itu. Dari pengamatan di lapangan, ia juga memastikan bahwa apa yang digunjingkan publik soal Minahasa Merdeka, faktanya jauh berbeda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut