Membasmi Aksi Brutal Geng Motor Jakarta

Ilustrasi geng motor.
Sumber :
  • Viva.co.id/Anwar Sadat


Selanjutnya... Tindak tegas

img_title Begini Nasib Anggota Geng Motor yang Serang Warkop di Tanah Abang Pakai Airsoft Gun

Tindak tegas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak tinggal diam melihat aksi brutal geng motor, polisi langsung bekerja cepat. Tiga orang pelaku yang merupakan anggota dua geng motor berbeda ditangkap. Ketiga pelaku yakni PH (25 tahun), WRA (18), dan IM (26). Penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu dini hari, 20 Mei 2017 saat sejumlah geng motor menjalankan aksinya.

img_title Geng Motor Brutal Gowa Dihadiahi Timah Panas Usai Panah Warga di Leher

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto, mengatakan, ketiga pelaku diamankan lantaran membawa senjata tajam. Pelaku ditangkap di jalan Kelapa Hijau, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ketika rombongan geng motor melintas, sempat diberhentikan oleh petugas. Mereka langsung kocar-kacir dan menghindari petugas. Namun, sebagian mereka dapat tertangkap.

Kepolisian menemukan senjata tajam jenis golok dan juga katana saat pemeriksaan. Karena membawa senjata tajam tanpa izin dan tidak ada kaitan dengan pekerjaannya, ketiganya langsung diamankan oleh pihak kepolisian.

img_title Anggota Geng Motor di Makassar Tewas Setelah Tabrak Mobil Boks

"Mereka menyembunyikan senjata tajamnya di balik pakaian. Seperti golok disembunyikan pada pinggang, sedangkan katana disembunyikan di balik punggungnya," ujar Budi.

Tak hanya di Jakarta Selatan, polisi juga menangkap 10 orang pria anggota geng motor lantaran diduga melakukan penyerangan terhadap seorang warga, Fajar Andriansyah (24), hingga tewas di kawasan Jatiwaringin, Makasar, Jakarta Timur, Minggu, 21 Mei 2017. Mereka yang ditangkap merupakan anggota geng motor bernama Jatiwaringin All Star. 

Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Andry Wibowo menjelaskan, tujuh pelaku ditangkap pada Senin 22 Mei 2017. Sehari kemudian, tiga orang lainnya dibekuk di sekitar kawasan Jatiwaringin. Ia menjelaskan, ada tiga orang pelaku lagi yang kini masih diburu. "Ada tiga orang lagi masih dikejar. Infonya total semua 13. Usia para pelaku ini variatif, antara 15 tahun sampai 25 tahun," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sudah melakukan tindakan tegas kepada anggota geng motor brutal itu, polisi juga meningkatkan keamanan dan kewaspadaan dalam menjaga Jakarta. Polri melakukan kerja sama dengan TNI, dan membentuk tim khusus untuk melaksanakan patroli skala besar. Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi isu aksi geng motor tersebut.

"Saya sudah menerjunkan anggota bahkan saya melaksanakan patroli skala besar dengan teman-teman TNI, baik TNI AD, AL semua dan juga dari Polisi Militer nya kami laksanakan. Jadi isu-isu terkait yang ada di situ kami sudah antisipasi lah," kata Iwan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut