Pesan Semangat Jupe Melawan Kanker

Julia Perez.
Sumber :
  • instagram.com/juliaperrezz

"Vaksin diberikan sejak usia muda, agar memproteksi lebih baik. Antibodi di usia sembilan tahun itu masih sangat bagus dibandingkan imun di usia tua, jadi pemberian dua kali dosis saja sudah cukup," ujar Ketua Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI), Prof. Dr. dr. Andrijono, SpOG(K) kepada VIVA.co.id, beberapa waktu lalu.

img_title Isak Tangis Mengenang 1 Tahun Meninggalnya Julia Perez

Vaksinasi di usia muda menunjukkan kemampuan diri yang lebih baik. Data di Swedia menunjukkan, bila vaksinasi diberikan di usia kurang dari 17 tahun, kemampuan dirinya lebih banyak dari 75 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sedangkan di usia 14-45 tahun diberikan dalam tiga kali dosis. Dan untuk yang sudah menikah, jika memang hasil skriningnya negatif pada HPV, bisa diberikan vaksin juga," tuturnya.

img_title Gaston Castano Akhirnya Kunjungi Makam Julia Perez

Keamanan vaksin HPV telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah. Pada program vaksinasi di Jakarta tahun lalu, tidak ada keluhan efek samping, kecuali bengkak atau nyeri di lokasi suntikan. Di seluruh dunia pun tidak ditemukan efek samping yang serius.

"Vaksin ini melindungi dari kanker serviks sampai 70 persen. Dibandingkan skrining, vaksin jauh lebih efektif, karena membasmi lesi prakanker yang timbul," ujarnya.

img_title Ruben Onsu Marah Keluarga Julia Perez Tak Dihargai
Suasana haul 3 tahun Julia Perez

Peringati 3 Tahun Kepergian, Keluarga Jupe Gelar Pengajian di TPU

Terlihat dihadiri beberapa orang.

img_title
VIVA.co.id
10 Juni 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut