Kenali Rubella Si Penyakit Menular Intai Janin

Ilustrasi vaksin.
Sumber :
  • Pixabay/Ann_San

Begitu terinfeksi, virus akan menyebar ke seluruh tubuh dalam waktu 5 hari hingga 1 minggu. Masa penularan tertinggi penderita rubella biasanya pada 1-5 hari setelah ruam muncul.

img_title Anak yang Akan Dibawa Mudik Lebaran Diimbau Sudah Dapat Imunisasi Lengkap

Selanjutnya, langkah pemerintah, vaksin gratis mencegah rubella>>>

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah pemerintah, vaksin gratis mencegah rubella

img_title Dua WNA Positif Campak Usai Bepergian dari RI, Kemenkes Perkuat Deteksi Dini dan Cakupan Imunisasi Campak

Pencegahan rubella yang paling efektif adalah dengan vaksinasi, terutama bagi wanita yang berencana untuk hamil. Sekitar 90 persen orang yang menerima vaksin ini akan terhindar dari rubella.

Sejak adanya program vaksinasi, jumlah kasus rubella yang tercatat secara global berkurang secara signifikan. Vaksin rubella pertama kali tergabung dalam vaksin kombinasi MMR (Mumps, Measles, dan Rubella) yang juga mencegah campak dan gondong yang diberikan sebanyak 2 kali.

img_title WHO Sebut Campak Akan Jadi Ancaman Berbahaya Secara Global

MMR hadir tidak termasuk dalam sembilan vaksin yang diwajibkan pemerintah, namun hanya sebagai vaksin anjuran (tambahan). Selain itu, MMR merupakan vaksin impor yang harganya bisa mencapai di atas Rp600 ribu.

Beberapa tahun belakangan, MMR mengalami kelangkaan berbarengan dengan beberapa vaksin impor lain. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) lewat situs resminya idai.or.id mengakui, terjadinya kekosongan vaksin impor sejak 2015 hingga saat ini terjadi secara global di seluruh Indonesia.    

Setelah hampir dua tahun, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mengatasi permasalahan endemi rubella.

Baru-baru ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyiapkan imunisasi Measles Rubella (MR) untuk anak-anak di bawah usia 15 tahun dan masuk dalam program pemerintah.

Imunisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membasmi virus yang dapat menyebabkan kecacatan dan kematian.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Dr. H. M. Subuh, MPPM mengatakan, bahwa imunisasi ini sudah disiapkan selama 10 tahun. Imunisasi yang masuk dalam program pemerintah ini kini siap diluncurkan dan dimulai dari Pulau Jawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Subuh menambahkan vaksin MR ini tak jauh berbeda dengan vaksin MMR. Dari sisi beratnya penyakit, measles dan rubella dianggap lebih berat sehingga vaksinnya menjadi MR.

Hingga saat ini, imunisasi yang menjadi program wajib di Indonesia ada 9. Pemberian imunisasi MR tidak menambah atau mengubah imunisasi wajib yang ada saat ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut