Kenali Rubella Si Penyakit Menular Intai Janin
- Pixabay/Ann_San
Dari ruam yang muncul pun bisa dilihat perbedaannya. Ruam pada campak akan muncul saat panas sedang tinggi -tingginya, sedangkan rubella tidak.
Perbedaan lainnya, panas pada campak biasanya panas tinggi, yakni dengan temperatur lebih dari 38,5 derajat Celcius. Sedangkan pada campak jerman demamnya lebih ringan, di mana kurang dari 38,5 derajat Celcius. Selain itu, ruam pada campak akan menghitam lalu mengelupas sendiri setalah 1-2 minggu.
Untuk mencegahnya pun berbeda. Untuk mencegah campak, maka anak bisa mendapatkan vaksin campak. Sementara untuk mencegah campak jerman atu rubella adalah dengan imunisasi Measles, Mumps and Rubella (MMR).
Meskipun terkesan sederhana, karena hanya muncul ruam dan demam. Namun, rubella sangat berbahaya jika menyerang wanita hamil, terutama sebelum usia kehamilan lima bulan, atau pada trimester pertama, rubella berpotensi tinggi untuk menyebabkan sindrom rubella kongenital atau bahkan kematian bayi dalam kandungan.
Menurut data WHO diperkirakan tiap tahun terdapat sekitar 100 ribu bayi di dunia yang terlahir dengan sindrom ini.
Sindrom rubella kongenital dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi, seperti tuli, katarak, penyakit jantung kongenital, kerusakan otak, organ hati, serta paru-paru.
Diabetes tipe 1, hipertiroidisme, hipotiroidisme, pembengkakan otak hingga aborsi spontan, atau keguguran mendadak.
"Sindroma rubella kongenital ini, juga bisa menimbulkan kelainan bawaan seperti gangguan mental atau retardasi mental, kelainan jantung dan otak, tuli, hingga kebutaan. Jadi, sangat membahayakan bagi ibu hamil," ujar Subuh.
Gejala rubella sederhana, hanya ruam dan demam
Penderita rubella pada anak-anak cenderung mengalami gejala-gejala yang lebih ringan daripada penderita dewasa.
Tetapi, ada juga penderita rubella yang tidak mengalami gejala apa pun dan tetap dapat menularkan rubella.
Dilansir WebMd, penyakit ini umumnya membutuhkan waktu sekitar 14-21 hari sejak terjadi pajanan sampai menimbulkan gejala. Gejala-gejala umum rubella meliputi, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, tidak nafsu makan, iritasi ringan pada mata, pembengkakan kelenjar limfa pada telinga dan leher. Nyeri pada sendi, terutama pada penderita remaja wanita.
Sedangkan pada bagian permukaan kulit dapat diindikasikan dengan Ruam berbentuk bintik-bintik kemerahan, yang awalnya muncul di wajah lalu menyebar ke badan, tangan, dan kaki. Ruam ini umumnya berlangsung selama 1-3 hari.