Menggenapi Ganjil Genap

Director of Growth for Waze, Di-Ann Eisnor
Sumber :
  • Twitter/@Google_IDN

Kepala Jakarta Smart City, Setiaji mengakui kontribusi Waze dalam mengatasi kemacetan di Ibu Kota. Dia menuturkan kerja sama DKI Jakarta dengan Waze yakni untuk mendapatkan data dan informasi kemacetan di Jakarta. Data tersebut langsung diinformasikan ke masyarakat melalui portal Jakarta Smart City. 

img_title Ganjil-Genap Jakarta Ditiadakan pada 29-30 Mei 2025

Setiaji menuturkan data dari Waze dipakai untuk melihat bagaimana dampak sebelum dan sesudah pemberlakuan aturan ganjil genap. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Data Waze ini kami gunakan untuk analisa kebijakan transportasi seperti ganjil genap," ujar Setiaji kepada VIVA.co.id.

img_title Pekan Depan, Pemberlakuan Ganjil Genap Jakarta Hanya 3 Hari

Soal kerja sama dengan Jakarta Smart City, Waze mengikuti kebijakan yang berlaku di Jakarta. Aplikasi milik Google itu bekerja bareng untuk melihat bagaimana implementasi aturan ganjil genap. Waze bersama dengan Jakarta Smart City mengukur dampak dari aturan ini.

Setelah sebulan pengukuran uji coba aturan itu, Eisnor mengatakan, ternyata menunjukkan adanya penurunan waktu perjalanan pengemudi sampai 19 persen. 

img_title Tak Kurangi Macet, Aturan Ganjil Genap di Jakarta Malah Bikin Mobil Makin Banyak

"Karena kami mampu mengukurnya dengan baik, dan dengan sangat cepat, maka kami memutuskan untuk memperluas program ini dalam jangka panjang," katanya.

Proyek ksatria

Menyelesaikan masalah kemacetan di Jakarta diakui memang bukan perkara mudah. Eisnor mengakui Jakarta adalah kota yang dinamis sekaligus tata kelola lalu lintas yang buruk dibanding kota di negara lain. 

Namun dia melihat, pemerintah Indonesia dan Pemprov DKi Jakarta tak berpangku tangan. Eisnor menuturkan ada inisiasi yang coba diwujudkan untuk mengatasi masalah kemacetan. Eisnor menyebutkan MRT dan LRT adalah sebuah langkah yang bagus untuk Jakarta. 

"Itu proyek ksatria. Saya pikir ini akan memberi komponen yang besar dalam rangka mengurangi kemacetan lalu lintas," kata dia. 

Director of Growth for Waze, Di-Ann Eisnor

Director of Growth for Waze, Di-Ann Eisnor

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski inisiatif pembangunan lalu lintas berbasis massal itu penting, menurut Eisnor, upaya untuk memanfaatkan teknologi digital dalam menyelesaikan masalah lalu lintas perkotaan jangan sampai dikecilkan. Sebab menurutnya, penggunaan data dan informasi yang dimiliki warga dan pemerintah bisa dipakai untuk mempercepat tujuan perjalanan maupun menghindari kemacetan dengan cepat. 

Solusi yang ditawarkan Waze menurutnya mendukung arah tersebut. Bagaimana pengguna bisa mengetahui kendala di perjalanan dan bisa mengambil keputusan menghindari kemacetan lalu lintas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut