Menggenapi Ganjil Genap
- Twitter/@Google_IDN
"Saya pikir ini waktunya waktu yang tepat untuk mengimplementasikan teknologi dan memuaskan orang," katanya.
Waze memastikan akan terus menyesuaikan dengan kebijakan lalu lintas pemerintah Jakarta. Misalkan Pemprov menempuh solusi Electronic Road Pricing atau sistem jalan berbayar, maka aplikasi tersebut akan mencoba menciptakan solusi sesuai kebijakan yang ada. Â
"Pekerjaan kami adalah memastikan memahami perubahan kebijakan dan mencoba untuk meresponsif dan terus terhubung dengan komunitas. Kami tak pernah menciptakan sebuah inovasi atau solusi sebelum kebijakan (itu lahir). Sebelum kebijakan tersebut terimplementasi kami tak akan menciptakan (solusi)" ujarnya.Â
Sebagai rangkaian memberikan kemudahan bagi pengguna di Indonesia, Waze berupaya sedekat mungkin dengan orang Indonesia.Â
Selain fitur berbasis pelat nomor kendaraan, Waze pada akhir tahun ini akan menambahkan perintah suara Bahasa Indonesia tanpa perlu memegang smartphone mereka. Navigasi nama jalan bakal diisi serangkaian suara orang Indonesia dalam Bahasa Indonesia.Â
Suara Bahasa Indonesia ini tersedia untuk pertama kalinya. Suara baru ini diberi nama Dian. Ini lebih cerdas dibanding suara sebelumnya, lebih banyak tahu informasi jalan dan lainnya," ujar Eisnor.
Usai memperkenalkan Dian, Eisnor juga mengumumkan, mulai hari ini pengguna Waze di Indonesia bisa merekam suara mereka sendiri di Waze dan menggunakannya sebagai panduan navigasi di jalan raya. Sebab Waze baru saja meluncurkan fitur Perekam Suara. Â