Senjata Pembawa Duka Las Vegas
- REUTERS/Las Vegas Sun/Steve Marcus
“Ia membeli satu buah senapan tangan, dan satu senapan mesin. Seluruh pembelian tersebut legal dan jelas melalui pengawasan rutin federal,” ujar Sullivan. “Dan ia tak memiliki catatan kriminal,” dia menambahkan.
Sullivan mengaku secara rutin melakukan kontak dengan FBI dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak, tak bersedia merinci senjata yang dibeli oleh Paddock.
“Tapi kami selalu bekerja sama dengan pihak berwenang lokal dan federal,” ujarnya. Tapi, Sullivan menyatakan tak merasa ada yang aneh dengan Paddock. “Ia adalah manusia normal, sopan, dan tak ada yang luar biasa. Dan saya tak tahu apa isi pikirannya, saya tak mengenal dia secara personal,” ujarnya.
Selanjutnya, Debat Panas Kepemilikan Senjata
Debat Panas Kepemilikan Senjata
Kepemilikan senjata di AS memang terus menjadi perdebatan panas. Ketika Barack Obama masih menjadi Presiden Amerika Serikat, sempat membuat sejumlah aturan setelah upayanya untuk melakukan amendemen terhadap undang-undang tentang kepemilikan senjata di AS gagal.
Langkah Obama untuk membatasi kepemilikan senjata di AS yang dinilai masih liberal dijegal Kongres yang dikuasai oleh anggota Partai Republik.
Sebelum lengser, Obama mengesahkan aturan, yakni individu yang terlibat dalam bisnis penjualan senjata api harus mendapatkan lisensi resmi. Latar belakang pembeli senjata juga diperiksa ketat.
“Tujuannya adalah menjaga ‘aktor’ buruk dari senjata api,” kata Loretta Lynch, Jaksa Agung AS saat itu.
Persyaratan atau lisensi dari ATF didasarkan pada sejumlah faktor, termasuk apakah para penyalur bermotif meraup uang dengan menjual senjata, seberapa cepat mereka melakukan penjualan dan berapa banyak senjata yang mereka jual. “Aturan-aturan ini akan memberikan pemberitahuan yang jelas kepada orang-orang yang mencoba bersembunyi di balik hobi, padahal mereka menjual demi keuntungan berbisnis,” ujar Lynch seperti dikutip dari USA Today.
Tapi, aturan tinggal aturan. Ketika kepemimpinan berganti dari Obama ke Presiden Donald Trump, perjuangan Obama untuk membatasi kepemilikan senjata semakin sayup. Saat menyampaikan ungkapan duka cita, presiden yang penuh kontroversi itu tak sedikit pun menyinggung soal aturan kepemilikan senjata.