Jakarta Kunci Koalisi Gerindra, PKS dan PAN
- Edwin Firdaus - VIVA
Hal itu juga ditegaskan Sohibul Iman. Menurut Presiden PKS tersebut, kemenangan di Jakarta menjadi awal dari terbentuknya koalisi tiga partai ini di beberapa daerah. "Dalam menentukan kebersamaan kami, tentu saja kami punya pegangan," kata Sohibul.
"Tentu ada semangat ingin melanjutkan apa yang pernah kami raih di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Pada waktu itu kami bertiga, dengan dukungan rakyat Jakarta, kami bisa mensinergikan tiga partai ini dan mendapatkan kemenangan," tambahnya.
Pecah Kongsi di Pilkada Jawa Timur?
Pilkada Jawa Timur juga menjadi sorotan dalam pertemuan tiga partai besar ini. Sayangnya, petinggi ketiga partai politik tersebut tak satu jalan untuk Jawa Timur. Dari Pilgub Pulau Jawa, koalisi ini baru memutuskan untuk mengusung calon yang sama di dua wilayah saja yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sementara untuk di Jawa Timur, masih abu-abu.
"Untuk Jawa Timur kami belum (bersepakat), dipending. Insya Allah awal tahun baru kami akan punya kesimpulan terkait Jawa Timur," kata Sohibul Iman.
Sebelumnya, Gerindra dan PAN tampak tengah menimang-nimang kadernya untuk maju di Pilkada Jawa Timur yang dianggap mumpuni melawan pasangan Syaifullah Yusuf-Azwar Anas dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak.
Sebagai catatan, pasangan Syaifullah Yusuf dan Azwar Anas diusung koalisi yang digawangi PKB dan PDI Perjuangan. Sedangkan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak didukung Partai Demokrat dan Partai Golkar.
Dalam beberapa hari terakhir, nama pembalap Moreno Soeprapto muncul sebagai calon kuat dari Gerindra untuk maju di Pilkada Jawa Timur. Namun menurut Prabowo, nama Moreno belum final.
"Moreno sendiri belum menyatakan ingin maju. Saya baru sekali bertemu dengan Pak Moreno," tegas Prabowo.
Jika Gerindra memunculkan nama Moreno, maka PAN juga memunculkan nama kadernya Suyoto yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bojonegoro. Namun menurut Sekjen PAN, Eddy Soeparno, nama Suyoto juga masih sebatas usulan dari DPW PAN Jatim.
"Karena ini pertimbangan yang baru sehingga kami belum memutuskan," kata Eddy.
Terlebih PAN sendiri melalui ketua umumnya Zulkifli Hasan, sebelumnya juga pernah mengirimkan sinyal bakal memberikan dukungan ke Khofifah. Menanggapi hal tersebut, Eddy enggan membantah atau membenarkan. Menurutnya, keputusan baru akan diumumkan pada awal Januari mendatang.