Ramai Artis Indonesia Jadi Perancang Busana
Namun di sisi lain, pangsa pasar sudah pasti terpangkas dan terbatas. Sebab, artis yang terjun ke dunia fesyen memiliki penggemar yang secara otomatis memudahkan mempromosikan karyanya. Meskipun secara sumber daya manusia (SDM), mungkin mereka belum layak disebut desainer.
"Karena untuk menjadi seorang desainer itu bukan hanya karena suka di bidang fesyen atau bisa sketsa model, tapi banyak hal yang harus dikuasai," tutur Sudarna.
Setali tiga uang dengannya, desainer ternama Ivan Gunawan mengatakan bahwa menjadi desainer bukan pekerjaan mudah. Menurutnya, tak semua orang bisa menjadi desainer.
Selain kudu punya modal materi, hal lain yang diperlukan, di antaranya mental dan kepercayaan diri, pengetahuan tentang desain dan tren yang berkembang. Itu baru segelintir, masih banyak hal lain.
Beberapa artis yang memiliki bakat mungkin akan memilih meningkatkan kemampuannya dengan belajar desain. Namun sebagian yang memiliki passion tanpa bakat, memilih tetap berkecimpung di bisnis ini tanpa perlu mendesain. Cukup membayar desainer dan terpenting punya koleksi utuh di setiap musim plus nama yang tak asing, mereka bakal mampu bersaing.
Dan memang ada beberapa artis yang terjun ke industri fesyen, tanpa perlu menjadi desainer. Sebut saja Luna Maya dengan labelnya yang nge-hits banget, Luna Habit atau Daniel Mananta dengan label Damn! I, Love Indonesia. Mereka memiliki perancang yang mendesain koleksi untuk label pakaiannya. Dan koleksinya seperti apa, tak perlu ditanya karena banyak yang suka. Â
Â
Kendati demikian, pemilik panggilan Igun itu menyambut baik kemunculan artis di industri fesyen Tanah Air karena membuatnya lebih berwarna. "Bermunculannya generasi dari sekolah mode dan artis dengan style fashion mereka, menurut aku menyemarakan industri fesyen," ujar desainer 36 tahun ini. Â
Tak menyangkal pernyataan Sudarna dan Igun, Oki mengaku bahwa statusnya sebagai artis memang membantu dalam mempromosikan karyanya. Itu karena masyarakat Indonesia sudah mengenalnya sebagai figur publik.
"Enggak bisa dimungkiri, (status artis) memudahkan saya untuk promosi. Jadi (status artis) itu membantu," ucapnya.
Kendati demikian, bagi Oki, menciptakan busana syar'i bukan cuma urusan bisnis, tapi juga ada misi dakwah di dalamnya. Dia ingin memfasilitasi wanita yang ingin mengenakan busana lebih syar'i.