Pertaruhan Nasib Donald Trump
- Yahoo Finance
Trump disebut meminta agar Zelensky menyelidiki dan mencari bukti dugaan korupsi dengan iming-iming adanya bantuan dana militer ke pemerintah negara tersebut. Selain itu, Presiden Zelensky disebut dijanjikan diundang ke Washington DC.
Tindakan Trump tersebut dianggap membahayakan negara lantaran dia menyalahgunakan kekuasaan dan akses kepada pemimpin negara lain untuk dimanfaatkan demi kepentingannya. Disebut hal itu juga akan berbahaya karena uang dari AS akan bisa digunakan oleh Ukraina untuk melawan Rusia yang akan memperparah konflik keduanya. Secara tak langsung, imbasnya akan bisa sampai ke AS sendiri yang juga tidak selalu “akur” dengan Rusia.
Pangkal Terungkap
Awal mulanya dugaan skandal ini terungkap melalui informasi yang diberikan oleh seorang pejabat intelijen yang tak diungkap namanya. Pada Juli 2019, dia menyatakan bahwa ada pembicaraan telepon antara Donald Trump dan Zelensky mengenai hal tersebut.
Ternyata pada saat itu dana bantuan militer AS ke Ukraina memang belum dikucurkan juga. Menurut informasi intelijen itu, Trump menekan agar pemerintah Ukraina melakukan investigasi terhadap Hunter, setelah itu dana kucuran akan cair. Tak tanggung-tanggung, nilainya ratusan juta dolar AS.
Tak hanya itu, Pelaksana Dubes AS untuk Ukraina, Bill Taylor juga mengatakan bahwa stafnya mendengar percakapan telepon Dubes AS untuk Uni Eropa Gordon Sondland. Hal tersebut terjadi ketika Sondland berada di sebuah restoran di Kiev.
Menurut kesaksiannya, terdengar Sondland mengatakan kepada Trump bahwa orang-orang Ukraina siap maju. Selain kesaksian Taylor, mantan dubes AS sebelumnya juga memberi kesaksian dia ditarik Trump dari posisinya di Ukraina, karena dianggap tak bisa menekan pemerintah Ukraina melakukan kehendak Trump.
Donald Trump tak menampik bahwa dia pernah melakukan pembicaraan telepon dengan Zelensky pada Juli 2019. Namun Trump mendeskripsikan pembicaraan mereka seputar “hal-hal baik”. Sementara itu, mantan staf Donald Trump di hearing DPR juga membenarkan mendengarkan Trump berbicara dengan presiden Ukraina mengenai hal yang kurang pantas.
Hingga saat ini, Trump tampak tak ambil pusing dan terkesan meremehkan penyelidikan pemakzulan itu. Menurutnya, hal yang menjerat dia tak punya bukti kuat.