Pertaruhan Nasib Donald Trump
- Yahoo Finance
Dan memang, Gedung Putih juga dipastikan menahan berbagai data dan dokumen yang bisa mendukungnya dan belum ada mekanisme yang bisa memaksa akses ke Gedung Putih itu wajib dibuka.
![]()
Bahkan, Trump yang sudah mempersiapkan tim kampanyenya untuk Pemilu 2020 dengan enteng menyerukan agar Partai Demokrat di DPR bekerja dengan cepat. Memang waktu amat terbatas hingga akhir tahun mengingat tahun 2020 segera diumumkan pencalonan presiden untuk Pilpres AS.
“Kerjakan dengan cepat ya,” kata Trump sedikit mengejek, dilansir laman BBC.
Tahapan Pemakzulan
Pemakzulan adalah sebuah mekanisme yang disiapkan oleh konstitusi AS untuk menghambat pemimpin negara melakukan penyalahgunaan kekuasaan hingga membahayakan negara. Namun, ihwal memakzulkan seorang presiden AS bukan perkara enteng. Ada tahapan yang harus dilalui dan tarik-menarik politik di sana pula tak bisa dihindari.
Hal tersebut akan digulirkan apabila ada “treason, bribery or other high crimes and misdemeanors”. Sementara itu, istilah high crimes dan misdemeanors secara historis juga kerap merujuk pada kasus korupsi, penyalahgunaan kekuasaan atau kejahatan pidana.
Tahapan pemakzulan dimulai di Majelis Rendah dengan informasi dan bukti awal yang mereka terima. Pada tahap ini akan dihadirkan saksi dan diperiksa testimoni berikut data-data yang ada.
Melalui voting lalu akan diputuskan pasal apa yang bisa dikenakan. Setelah lolos dari Majelis Rendah maka akan masuk ke Kongres DPR. Apabila disetujui maka akan masuk ke sidang Senat dan akan divoting. Jumlah voting akan menentukan apakah si presiden dimakzulkan atau tidak.
Untuk kasus Trump, saat ini akan dibawa ke Kongres. Secara hitung-hitungan, terdapat 431 anggota di DPR dengan 233 di antaranya adalah dari Partai Demokrat, yang notabene oposisi Donald Trump, sedangkan presiden AS itu berasal Partai Republik.
Hanya diperlukan angka voting 51 persen untuk menyatakan Trump memang memenuhi unsur dalam pasal pemakzulan. Dengan gambaran angka di atas, karena itu dimungkinkan pemakzulan akan berhasil di DPR lantaran Demokrat tak perlu sama sekali suara dari anggota Republik.
Namun, di Senat dikuasai oleh Partai Republik. Ada 53 anggota Republik dan 45 dari Demokrat. Selain itu, ada dua orang independen yang diprediksi di sisi Demokrat.