Lucinta Luna Pengen Tobat, Begini Hukum Transgender dalam Islam

Gaya Lucinta Luna saat Lebaran
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, VIVA – Fenomena perubahan gaya hidup selebritas kembali menarik perhatian publik. Kali ini, sorotan tertuju pada Lucinta Luna yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial usai membagikan potret dirinya mengenakan pakaian pria. Dalam unggahannya, ia terlihat memakai peci hitam dan busana koko saat merayakan momen Idul Fitri, yang identik dengan pelaksanaan ibadah salat Id.

img_title Bukan Sekadar Belajar Agama, Ini Keistimewaan Menjadi Santri Menurut Buya Yahya

Perubahan ini memicu beragam respons dari warganet, terlebih setelah perbincangannya bersama Ivan Gunawan mencuat ke publik. Dalam dialog tersebut, Lucinta secara terbuka mengungkapkan alasan di balik keinginannya untuk kembali menjalani hidup yang ia anggap lebih mendekati jati diri. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Aku tuh udah 10 tahun eggak pernah shalat, shalat apapun. Jadi gimana, supaya aku tuh neggak dihujat, tapi aku tenang, tentram, damai, makanya aku memberanikan diri (untuk kembali ke kodratnya), tapi beraninya aku di luar negeri,” kata Lucinta Luna, mengutip video YouTube Butik Haji Igun, Kamis 9 April 2026.

img_title Buya Yahya Ungkap 3 Cara Memohon Doa Agar Hujan Turun

Ia juga mengaku selama ini hidup dalam tekanan yang berat hingga memengaruhi kondisi mentalnya. Bahkan, ia menyebut harus bergantung pada obat penenang serta pendampingan psikiater dalam jangka waktu yang cukup lama. 

“Enggak tenang, selalu nangis. Setiap malam. Nangis penuh dengan tekanan dari orang,” kata Lucinta Luna. 

img_title Gak Jujur ke Istri soal Penghasilan, Dosakah? Ini Penjelasan Buya Yahya

“Ih gue capek kayak udah jadi patung atau robot aja. Gue pengin jadi diri gue sendiri gitu loh,” sambungnya.

Hukum Transgender dalam Islam

Di tengah pengakuan tersebut, muncul kembali perbincangan mengenai pandangan Islam terhadap transgender. Dalam ajaran Islam, perubahan jenis kelamin secara sengaja dari laki-laki menjadi perempuan atau sebaliknya dinilai tidak diperbolehkan. Hal ini juga ditegaskan oleh Buya Yahya dalam salah satu ceramahnya.

“Allah murka, mengutuk kaum pria yang berdandan seperti wanita,” ungkap Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pandangan tersebut sejalan dengan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan bahwa operasi pergantian kelamin tanpa alasan medis yang jelas hukumnya haram. Dalam perspektif ini, identitas biologis seseorang tetap dianggap sebagaimana kondisi awal saat dilahirkan.

Meski demikian, Buya Yahya juga menekankan pentingnya pendekatan yang bijak dalam menyikapi fenomena ini. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak serta-merta menghujat individu yang sedang berproses dalam kehidupannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut