Kian Populer, Transaksi Non-Tunai Bikin Berbelanja Makin Menguntungkan

Ilustrasi belanja online.
Ilustrasi belanja online.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Seiring berjalannya waktu, masyarakat Indonesia menjadi lebih terbiasa memanfaatkan kemajuan teknologi yang membuat berbagai aktivitas harian semakin mudah. Salah satunya adalah kehadiran layanan pembayaran cashless atau non-tunai yang kian hari kian banyak penggunanya dan populer digunakan saat berbelanja.

Pemakaian layanan keuangan berbasis digital ini menawarkan kemudahan dan metode pembayaran yang praktis. Selain itu, dengan melakukan transaksi non-tunai, masyarakat lebih mampu membatasi kontak fisik yang dianjurkan di saat pandemi seperti sekarang ini.

Layanan transaksi non-tunai pun memiliki berbagai jenis yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan keinginan masyarakat, seperti:

Digital Banking
Seluruh layanan transaksi perbankan bisa dilakukan melalui satu aplikasi di smartphone. Inilah yang membuat fasilitas digital banking menjadi salah satu metode pembayaran non-tunai favorit dan banyak dipilih serta digunakan oleh masyarakat. Anda tentu sudah tidak asing dengan layanan internet banking, mobile banking, ataupun SMS banking.

Berdasarkan catatan dari Bank Indonesia, terdapat peningkatan intensitas transaksi menggunakan digital banking ini pada Desember 2020. Peningkatan intensitas transaksi tersebut mencapai angka lebih dari 513 juta transaksi, atau mengalami pertumbuhan sebesar 41,535 dalam perbandingan per tahunnya.

Nilai transaksi pada layanan digital banking juga mencapai nominal 2.774,5 triliun Rupiah. Nilai transaksi tersebut mengalami pertumbuhan hampir 14 persen. Hal ini membuktikan bahwa digital banking menjadi produk keuangan yang semakin populer digunakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya di masa pandemi ini.

Uang Elektronik
Uang elektronik digadang-gadang sebagai produk keuangan yang aman, praktis, dan inovatif. Tidak hanya itu, uang elektronik juga dapat menjadi metode pembayaran yang mampu dijangkau oleh kalangan masyarakat yang lebih luas, tak terkecuali konsumen yang tak mempunyai akses layanan perbankan.