Kitchen Hub Bersiap Menjadi Cloud Kitchen Nomor Satu Di Indonesia
Namun tiba-tiba di tengah persiapan, pemerintah mengumumkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang melarang aktivitas Dine-in untuk menekan laju penularan covid-19. Padahal, Dine-in merupakan salah satu sumber pemasukan terbesar dari sebuah restoran. Terpaksa, saya menunda persiapan. Selama jeda tersebut, saya belajar mengenai situasi yang sedang terjadi di industri kuliner di Indonesia sebagai dampak dari pandemi covid-19.
Saya menemukan ada hal-hal yang umumnya menghambat para pengusaha  kuliner untuk berkembang, antara lain biaya akuisisi tempat, tenaga kerja, sistem operasional, pemasaran produk, dan lain-lain. Dari semua hal tersebut, akuisisi tempat merupakan hambatan yang paling sering ditemui oleh para pengusaha kuliner.Â
Orang kalau mau usaha kuliner itu perlu survei tempat dulu, apakah traffic-nya bagus atau tidak. Lalu jika tempatnya strategis, pasti biaya sewanya mahal, dan belum lagi biaya untuk renovasi tempatnya. Semua itu membutuhkan energi, waktu, dan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, saya mendirikan Kitchen Hub yang menyediakan fasilitas Cloud Kitchen dan berbagai layanan untuk membantu usaha kuliner di Indonesia berkembang.
Apa keuntungan bergabung dengan Cloud Kitchen?
Dari pengalaman awal kami ingin mendirikan restoran, dan analisa pasar, kami menemukan bahwa salah satu faktor yang sangat di pertimbangkan oleh pengusaha kuliner adalah efisiensi produksi. Hal ini terlihat sangat jelas dalam masa pandemi, dimana kurangnya traffic dine-in mendorong para pengusaha kuliner untuk downsizingkapasitas produksi mereka agar produk-produk makanan mereka tetap bertahan.
Cloud Kitchen menawarkan solusi terhadap efisiensi produksi tersebut, dengan memindahkan kapasitas produksi mereka dari tempat-tempat yang mereka sewa ke infrastruktur dapur, khususnya Kitchen Hub, para pengusaha kuliner dapat mengurangi operational cost mereka dengan sangat drastis dengan mengurangi biaya-biaya seperti biaya sewa tempat (dari menyewa 1 lantai/kios, ke menyewa dapur), biaya keamanan (Kitchen Hub menyediakan fasilitas penjagaan satpam selama operasional dan cctv 24 Jam), dan biaya admin transaksi (Kitchen Hub menyediakan admin yang membantu merekap penjualan).
Apa yang membedakan Kitchen Hub dari Cloud Kitchen dan Food Court yang lain?