Ini Upaya Bea Cukai Optimalkan Industri Dalam Negeri

Bea Cukai.
Sumber :

VIVA – Berperan sebagai industrial assistance, Bea Cukai terus berkomitmen dalam mendukung kemajuan UMKM di berbagai daerah untuk merambah pasar ekspor. Upaya ini dilakukan Bea Cukai salah satunya dengan koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah di beberapa wilayah.

img_title Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 330 Kg Emas hingga September 2026, Ada Berbagai Jenis Modus

Bea Cukai Yogyakarta berkesempatan untuk berkunjung dan bertemu dengan Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwana X. Dalam pertemuan tersebut dilakukan pembahasan terhadap beberapa isu, salah satunya mengenai UMKM di Jogja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan, Hatta Wardhana mengatakan bahwa ada beberapa hal yang dapat mendorong kemajuan perekonomian DIY, terutama industri yang berorientasi ekspor, karena realisasi ekspor dari industri, UKM, dan IKM di DIY termasuk besar.

img_title Dari Ponsel untuk UMKM, Telkomsel Enterprise Dorong Pemasaran yang Lebih Terukur

Sri Sultan juga menyampaikan bahwa UMKM di Jogja harus naik kelas dengan memanfaatkan berbagai fasilitas yang diberikan Bea Cukai agar dapat merambah pasar ekspor.

“DIY akan terus berupaya membantu peningkatan ekspor melalui siBakul Jogja, untuk itu perlu kerja sama dengan Bea Cukai Yogyakarta untuk mewujudkan peningkatan ekonomi masyarakat melalui eskpor dan pariwisata.”

img_title Purbaya dan Dirjen Bea Cukai Buka Suara Isu Gesekan di Balik Pergantian Menkeu

Selanjutnya, Bea Cukai Tual juga melaksanakan kunjungan ke Kantor Bupati Kepulauan Aru. Koordinasi ini dilakukan untuk membahas potensi ekspor bidang perikanan di yang tinggi dan perlu dimanfaatkan, karena peningkatan di bidang ekspor juga ikut mendorong peningkatan perokonomian khususnya di Wilayah Kepulauan Aru.

Di wilayah Jawa Timur, Bea Cukai Sidoarjo melaksanakan kunjungan kerja ke Pemkab Sidoarjo, (07/06). Ada berbagai hal yangmenjadi tma diskusi pertemuan kali ini, salah satunya terkait potensi ekspor yang bersumber dari Desa Devisa Rumput Laut di Sidoarjo, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Potensi besar rumput laut Indonesia saat ini dinilai dapat memenuhi kebutuhan produk olahan rumput laut, baik pangan maupun non-pangan, ini adalah potensi yang harus ditangani secara kolektif-kolaboratif. Termasuk diskusi tentang penjajagan potensi hilirisasi produk, agar masyarakat lebih optimal memperolah manfaat dari adanya kegiatan usaha dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dapat berjalan secara optimal,” ujar Hatta.

Pada Selasa (31/05), Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II berkesempatan melakukan pertemuan dengan Pemkab Banyuwangi. Keduanya membahas tentang pontensi-potensi wilayah Banyuwangi yang secara tidak langsung berkaitan dengan tugas dan fungsi Bea Cukai.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut