Warga Indragiri Hilir Manfaatkan Speed Boat Hibah Bea Cukai Tembilahan

Speed Boat Hibah Bea Cukai
Sumber :
  • Bea Cukai

VIVA – “Bea Cukai Tembilahan Berbakti Membangun Negeri” adalah sebuah slogan yang menggema di speed boat kecil yang kini difungsikan sebagai ambulans air oleh warga di Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

img_title Dedi Congor Tersangka Kasus Bea Cukai Dicegah KPK ke Luar Negeri

Speed boat tersebut berasal dari hibah barang yang menjadi milik negara (BMMN) eks penindakan Bea Cukai Tembilahan dan telah berjasa dalam mendukung aksi kemanusiaan warga Indragiri Hilir, khususnya warga Desa Concong Tengah, Kecamatan Concong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Tembilahan, Septian Ariwibowo, mengungkapkan bahwa speed boat tersebut dimanfaatkan sebagai ambulans air karena difungsikan untuk mengangkut warga yang membutuhkan pertolongan pertama kecelakaan, kondisi kedaruratan kesehatan, atau kegiatan kemanusiaan lainnya.

img_title KPK Geledah Enam Perusahaan Terafiliasi PT Djarum Terkait Kasus Bea Cukai, Sita Dokumen

“Ambulans air tersebut pernah digunakan untuk membawa warga asal Desa Concong Tengah yang tergigit ular berbisa ke Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) yang berlokasi di Desa Concong Luar,” ujar Septian.

Septian menjelaskan bahwa pada Minggu (07/04), seorang warga asal Desa Concong Tengah Bernama Ali (21) tergigit ular kapak (viperadae) saat tidur di rumahnya yang terletak di tepi parit. Keluarga Ali segera membawanya ke rumah tenaga kesehatan (nakes) terdekat untuk segera mendapatkan pertolongan pertama. Sayangnya, nakes tersebut tidak memiliki serum antibisa ular, sehingga Ali harus dirujuk ke fasilitas Kesehatan terdekat.

img_title Sempat Kabur Usai Diperiksa KPK, Dedi Congor Ternyata Sudah Jadi Tersangka Baru Kasus Bea Cukai Sejak September

Kondisi Ali kian lemas karena mual dan pusing akibat bisa ular, sehingga anggota keluarganya menghubungi kepala desa untuk meminta izin menggunakan ambulans air hibah dari Bea Cukai Tembilahan. Ambulans air tersebut digunakan untuk membawa Ali ke Puskesmas yang terletak di Desa Concong Luar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah mendapatkan izin, Ali berhasil mendapatkan serum antibisa di Puskesmas dengan menggunakan ambulans air. Korban berhasil selamat dari racun bisa dan mendapatkan perawatan lebih lanjut oleh nakes.

“Kami berharap dengan hibah yang dilakukan oleh Bea Cukai Tembilahan dapat memudahkan masyarakat,” pungkas Septian.

Petugas KPK saat melakukan penggeledahan di kantor Bea Cukai Semarang

KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Budi sebut Penyidik Sita Uang Tunai

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geledah Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Semarang serta Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah (Jateng)

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut