Dulu Rajanya Dunia, Kini 5 Edisi Puasa Emas: PBSI Patut Berkaca
- Dok. PBSI
Indonesia bahkan keluar sebagai juara umum dengan koleksi enam medali. Kini, situasinya berbanding terbalik. Dari tiga emas pada 1993, Indonesia kini bahkan kesulitan menembus partai final. Pada Kejuaraan Dunia BWF 2026, satu-satunya medali yang berhasil dibawa pulang adalah perunggu.
PBSI Patut Berkaca
Hasil di Kejuaraan Dunia BWF 2026 seharusnya menjadi momentum evaluasi besar bagi PBSI.
Paceklik emas selama lima edisi tidak lagi bisa dianggap sebagai sebuah kebetulan. Apalagi Indonesia pernah menjadi salah satu negara paling dominan dalam sejarah Kejuaraan Dunia.
Regenerasi, kualitas pembinaan, persiapan atlet, hingga strategi menghadapi persaingan bulutangkis dunia perlu kembali dievaluasi secara menyeluruh.
Indonesia masih memiliki talenta dan tradisi besar di bulutangkis. Namun, tradisi saja tidak cukup untuk mengembalikan Merah Putih ke podium tertinggi.
Setelah lima edisi tanpa emas, pertanyaan besarnya kini adalah: sampai kapan Indonesia harus menunggu untuk kembali menjadi rajanya dunia?