Sean Gelael Berharap Keajaiban di Monza

Pebalap Campos Racing, Muhammad Sean Gelael.
Sumber :
  • Dokumentasi Sean Gelael

VIVA.co.id – Pebalap muda Indonesia, Muhammad Sean Gelael, masih belum puas dengan performa balapnya di ajang GP2 bersama tim Pertamina Campos Racing. Pebalap berusia 19 tahun ini menilai masih ada masalah yang belum terselesaikan olah timnya dan masih banyak potensi yang belum keluar sehingga performa tim belum bisa kompetitif.

img_title Harga NFT Video Kecelakaan Bamsoet Benar-benar Bikin Terkejut

”Mobil kami masih kurang kompetitif. Ada masalah pada ban sehingga kami tidak bisa maksimal. Apa pun yang kami ganti, masalahnya tetap ada," ujar Sean seperti dari rilis yang diterima VIVA.co.id, Senin 29 Agustus 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sejauh ini belum ada solusi yang tepat. Mudah-mudahan di Monza kami bisa mendapat mukjizat dan bisa mendapatkan mobil yang kompetitif,” lanjutnya.

img_title Intip Bisnis Jerome Polin, YouTuber yang Ditegur Sean Gelael

Hal senada juga diungkapkan rekan setimnya Mitch Evans. “Kami seharusnya bisa berada di posisi yang lebih bagus dari sekarang karena kami punya potensi yang besar," katanya.

"Cuma kami masih punya persoalan yang belum terselesaikan dan ini pekerjaan rumah buat semua anggota tim,” kata Evans.

img_title Fakta Cuitan Jerome Polin di Twitter yang Membuat Sean Gelael Bereaksi

Faktanya, sejak balapan pertama di Barcelona Spanyol sampai seri ke delapan di Belgia kemarin, Tim Campos Racing cuma sekali menempatkan pebalapnya di posisi sepuluh besar dalam sesi kualifikasi, yakni pada balapan di Monaco.

Padahal, Mitch Evans yang sudah berpengalaman di GP2 selama tiga musim dan tahun lalu berada di posisi lima besar, diharapkan bisa bersaing di barisan depan.

Belum didapatkannya setelan mobil yang pas memang menjadi pekerjaan rumah. Pada balapan di Belgia Sabtu dan Minggu lalu, Sean dua kali berada di posisi ke-18. Sementara Evans berada di posisi ke-16 dan ke-13. Evans terakhir kali mendapat poin pada balapan sprint di Hongaria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Sean terakhir kali mendulang poin di sirkuit Red Bull Ring, Austria, yang menjadi hasil terbaik tim Pertamina Campos Racing dengan menempatkan Evans dan Sean di posisi podium satu-dua.

“Ya, tentu kami ingin tampil lebih konsisten. Kami bersama tim harus harus bekerja lebih keras untuk mewujudkan itu. Sebenarnya kami berharap setelah jeda liburan musim panas ada perubahan yang signifikan. Akan tetapi, ternyata kami belum juga bisa menyelesaikan masalahnya,” kata Sean.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut