Pengeluaran Besar Bisa Bunuh Tim Liliput di F1

Marussia sempat gulung tikar sebelum namanya menjadi Manor.
Sumber :
  • Mirror

VIVA.co.id – Krisis keuangan sebuah tim menjadi fenomena yang lumrah di Formula 1. Banyak tim yang harus gulung tikar akibat tak bisa membiayai kehidupannya selama semusim.

Alasan Legenda F1 Lewis Hamilton Ingin Ganti Nama

Ada HRT, Caterham, dan Marussia, yang sudah gulung tikar. Sauber dan Lotus menjadi tim terbaru yang mengalami krisis keuangan.

Bos Toro Rosso, Franz Tost, menilai pengeluaran besar selama semusim merupakan alasan utama krisis yang dialami tim-tim liliput di F1.

RI Bakal Bangun Sirkuit F1 di Bintan, Begini Persiapannya

"Sudah seharusnya pengeluaran tim dikurangi. Tak seharusnya tim mengeluarkan uang sebesar €450 juta per musimnya. Di sisi lain, kami cuma mendapatkan sedikit pemasukan dari balapan di jalan," kata Tost seperti dikutip Tiroler Tageszeitung.

"Bahkan, pabrikan tak bisa menerima kondisi ini selamanya. Ini bukan hal yang layak. Kami terlalu banyak mengeluarkan uang di F1," lanjutnya.

F1 GP Inggris Larang Pembalap Rusia Tampil

Tost meminta ada aturan yang membatasi pengeluaran di F1. Namun, Tost sadar aturan tersebut akan ditentang keras tim-tim raksasa yang memiliki hak veto di F1 macam Mercedes dan Ferrari.

"Batasi saja setiap tim, contohnya mengeluarkan €150 juta dengan diawasi oleh FIA. Tim-tim besar pasti akan menangisinya," kata Tost. (ase)

Denah lokasi sirkuit F1 di Bintan, Kepulauan Riau.

Sirkuit F1 di Indonesia akan Dibangun Megah, Begini Komentar IMI

Selain Sirkuit Mandalika yang akan menjad tempat diselenggarakannya MotoGP, Indonesia juga akan membangun sirkuit untuk penyelenggaraan Formula 1 alias F1

img_title
VIVA.co.id
15 Maret 2022