Sering Jalani Tes Doping, Serena Merasa Didiskriminasikan

Serena Williams saat tampil di Wimbledon
Sumber :
  • Reuters/Peter Nicholls

VIVA – Petenis wanita asal Amerika Serikat, Serena Williams merasa mendapatkan diskriminasi karena menjadi atlet yang paling sering untuk diminta tes doping. Juara Grand Slam 23 kali ini mencurahkan isi hatinya di akun media sosial, Twitter.  

img_title Elina Svitolina Raih Gelar Italian Open 2026, Pecahkan Rekor Serena Williams

"Dari semua pemain, sudah terbukti saya menjadi atlet yang paling sering melakukan tes. Diskriminasi? Saya kira begitu," kata petenis berusia 36 tahun ini dikutip dari BBC. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah artikel yang di situs Deadspin pada Juni lalu menyebutkan jika Serena di uji oleh Badan Anti Doping AS (Usada) sebanyak lima kali di tahun 2018. 

img_title Iga Swiatek Atlet Putri dengan Bayaran Tertinggi di 2023

Usada sempat mengklaim jika Serena tidak ada ketika mereka berkunjung ke rumahnya untuk melakukan tes. Sedangkan menurut Serena, mereka tiba lebih awal 12 jam dari waktu yang telah disepakati. 

Usada kemudian menandai sebagai tes yang gagal. Dari hasil tersebut tiga diantaranya disebut Usada sebagai pelanggaran. 

img_title Serena Williams Umumkan Kehamilan Anak Kedua

Deadspin menyatakan, jika Serena diuji lebih banyak dua kali dari atlet top Amerika lainnya, termasuk juara US Open, Sloane Stephens dan saudaranya Venus Williams. 

"Saya tidak pernah tahu jika saya telah diuji lebih banyak dari atlet lainnya. Sampai pada akhirnya saya membaca artikel tersebut dan menyadari jika ada ketidaksesuaian dengan pemain didaftar mereka baik atlet pria atau wanita Amerika," tambah Serena. 

Petenis Amerika Serikat, Serena Williams.

Gandeng Petenis Muda Victoria Mboko, Serena Williams Ukir Sejarah Comeback di Usia 44 Tahun

Panggung tenis profesional dunia bersiap menyambut kembali salah satu legenda terbesarnya. Untuk pertama kalinya dalam hampir empat tahun, pemilik 23 gelar Grand Slam tun

img_title
VIVA.co.id
8 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut