Mendukung Hukuman Seumur Hidup Pengguna Doping 

Ketua Pengurus Provinsi PBFI Jawa Tengah, Menthin Gunarto
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Keinginan Pengurus Pusat Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PP PBFI) untuk membersihkan penggunaan obat terlarang (zero doping) pada cabang olahraga (cabor) binaraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua mendapat dukungan.

img_title Piala Dunia 2026 Gempar! 8 Pemain Tunisia Positif Doping, Penyebabnya Bikin Kaget

Ketua Pengurus Provinsi PBFI Jawa Tengah (Jateng), Menthin Gunarto mengusulkan adanya hukuman seumur hidup bagi atlet binaraga yang terbukti menggunakan doping di PON XX Papua. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mendukung penuh kebijakan PP PBFI yang akan menjadikan PON XX Papua zero doping. Dan, saya mengusulkan adanya hukuman seumur hidup tidak boleh tampil di event resmi PP PBFI bagi atlet binaraga yang terbukti doping," kata Menthin Gunarto yang juga salah satu tokoh binaraga nasional, Sabtu 2 Oktober 2021. 

img_title Keluarga Juwita Jurnalis di Kalsel Tagih Keadilan: Oknum TNI AL Jumran Tak Dituntut Hukuman Mati

Memang hukuman seumur hidup tidak boleh tampil bagi atlet binaraga pengguna doping cukup keras. Namun, Menthin yang juga tokoh binaraga nasional ini punya alasan. Dia tidak ingin citra binaraga Indonesia buruk dan juga menimbulkan dampak terhadap atlet binaraga yang menggunakan doping. 

"Atlet jangan mengambil jalan pintas untuk mengejar prestasi. Perlu dipertimbangkan dampak buruk yang ditimbulkan dari doping. Yah kalau tidak menyerang jantung pasti merusak ginjal," ungkapnya. 

img_title Ketum IADO Puji Atlet Peparnas yang Tertib: Mudah-mudahan Zero Doping

Menthin yang memegang lisensi juri Federasi Binaraga Asia (ABBF) datang ke Jayapura untuk bertugas sebagai juri di PON XX Papua. Pria berusia 62 tahun yang tercatat sebagai juri senior.   

Bicara soal fair, reputasi Menthin tidak perlu diragukan. Dia akan memberikan penilaian secara fair dengan tujuan agar masa depan binaraga Indonesia bisa lebih baik ke depannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangankan atlet binaraga dari daerah lain. Atlet binaraga dari Jawa Tengah saja tidak akan saya tolong jika memang tidak pantas juara. Fair play itu harus dijunjung tinggi. Ini pertaruhan nama baik PP PBFI yang baru berdiri dan juga masa depan prestasi binaraga Indonesia," tegas Menthin yang percaya adanya karma yang didapat jika tidak memberikan penilaian secara fair dalam setiap pertandingan. 

 Di PON XX Papua ini, Kontingen Binaraga Jawa Tengah diperkuat lima atlet binaraga andalannya. Yakni Warochim (60kg), Sarwanto (65kg), Bambang Wijanarko (70kg), Taat Pribadi (75kg) dan Sang Sang Budi (80kg). 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut