Ahmad Hanafi Rais

Ahmad Hanafi Rais
Sumber :
  • hanafirais.com

VIVA.co.id – Ahmad Hanafi Rais lahir di Chicago, Amerika Serikat, 10 September 1979. Dia putra sulung dari pasangan Muhammad Amien Rais dan Kusnasriyati Sri Rahayu. Hanafi adalah anak pertama yang sangat dinanti-nantikan oleh kedua orang tuanya selama 10 tahun.

img_title Zulkifli Izinkan Hanafi Rais Datang ke Sekber Gerindra-PKS

Konon, istri Amien Rais sudah divonis tidak bisa punya anak oleh dokter-dokter di Amerika Serikat (AS). Menurut mereka, hasil pemeriksaan medis ditemukan kelainan reproduksi yang membuat Sri Rahayu tidak bisa memiliki keturunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amien Rais marah besar dan tidak percaya dengan ucapan para dokter itu, dia pun memilih jalan spiritual. Setelah divonis menyakitkan itu, Amien berangkat ke Tanah Suci untuk umrah. Di Multazam, dia menangis kepada Allah.

img_title Hanafi Rais Bantah PAN Akan Merapat ke Jokowi

Manusia dengan kecanggihan ilmu pengetahuannya memang bisa memutuskan seseorang tak bisa memiliki keturunan. Tapi kuasa Allah melebihi segalanya. Hingga selang beberapa bulan kemudian, istri Amien hamil dan melahirkan putra pertama di Chicago pada tahun 1979 yang diberinama Ahmad Hanafi Rais.

Meski lahir di Amerika, masa sekolah Hanafi dihabiskan di Yogyakarta. Dia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di sekolah naungan Muhammadiyah. Lulus SMA, dia melanjutkan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,Universitas Gadjah Mada (UGM),Yogyakarta.

img_title Hanafi Rais: Demo 4 November Gerakan Penegakan Hukum

Sementara jenjang masternya di National University of Singapore dengan mengambil program studi Politik Internasional.

Pada saat menjadi mahasiswa Hanafi tidak terlalu menonjol sebagai aktivis. Dia termasuk pengagas kembali eksistensi Ikatan Mahasiswa Muhamamdiyah (IKM) di UGM setelah mati suri selama beberapa tahun. Tapi kemampuan akademis dan bahasa Inggris Hanafi boleh diacungi jempol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanafi memulai kariernya menjadi dosen. Dosen di Universitas Gadjah Mada, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, Lembaga Ketahanan Nasional, dan Akademi Militer Magelang.

Setelah menjadi dosen, Hanafi mencoba aktif di dunia politik. Dia aktif di partai bentukan ayahnya, Partai Amanat Nasional (PAN). Pada tahun 2011, dia mencoba bertarung dalam pemilihan walikota Yogyakarta. Tapi hasilnya belum menggembirakan. Meski demikian, karier politik anak muda ini tak berhenti di situ. Pada pemilu 2014, dia ikut bertarung dalam kursi DPR RI Pusat. Hanafi sukses masuk ke Senayan, bahkan oleh Fraksi PAN dia tunjuk menjadi wakil komisi I DPR RI 2014-2019.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut