Aa Gym

Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Abdullah Gymnastiar.
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

Di tengah kesibukan berdagang, Aa Gym sering mengalami kegelisahan hati. Ia mulai belajar agama secara khusus kepada KH. Khoer Affandi, seorang ulama tassawuf pemimpin Ponpes Miftakhul Huda – Tasikmalaya dan KH. Moh Tasdiqin – pengasuh pondok pesantren Kalangsari, Cijulang, Ciamis Selatan, kakek dari istrinya.

img_title Aa Gym Minta Komika Lebih Bijak Memilah Bahan Stand Up Comedy

Kerja keras dan belajar yang tekun, Aa Gym berujung manis. Pada tahun 1990, ia mendirikan Yayasan Daarut Tauhiid di Bandung. Dengan yayasan ini Aa Gym bisa leluasa untuk mengembangkan potensi, kiprah, dan usahnya lebih luas lagi. Ia memulai serius bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laman Yayasan Daarut Tauhid, wujud utama yang ia kembangkan adalah mendirikan Pondek Pesantren Daarut Tauhid. Konsep pesantren modern yang mengembangkan konsep wirausaha dan mandiri. Semua ini didasari pada kosenp Daarut Tauhid; fikir, zikir, dan ihktiar. Selain pesantren, yayasan ini juga mendirikan pendidikan lainnya, ada  TK, TPA, dan SMK Daarut Tauhid.

img_title Komika Aulia Rakhman Diduga Hina Nabi Muhammad, Aa Gym: Jangan Cari Penyakit

Di luar pendidikan, Aa Gym juga melebarkan dan mengembangkan koperasi pesantren dalam bidang usaha jasa dan perdagangan, media. Dari jasa biro travel, Baitul Mal wat Tamwil, mini market, percetakan, menerbitkan tabloid, Radio, hinggga produksi program tv. Mereka tergabung dalam holding MQ Corporation.

Seiring mengembangkan konsep pendidikan pesantren, Aa Gym juga mulai berkosentrasi dakwahnya dengan konsep manajemen qolbu (hati), jagalah hati. Konsep dakwah yang adem dan mengutamakan akhlak menarik perhatian ummat. Ummat merasa tidak dijejali perbedaan pendapat soal tata cara ibadah melainkan hati yang bersih dan suci.

img_title Aa Gym: Pemilu 2024 Harus Damai dan Tanpa Perpecahan

Kariernya mulai menasional saat mengisi program Hikmah Fajar di RCTI pada tahun 2000. Kesuksesan tema-tema yang disampaikan Aa Gym, pada tahun berikutnya Aa Gym memiliki program mandiri  berjudul "Manajemen Qolbu".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah puncak kariernya, ia diterpa masalah keluarga. Pada tahun 2006, Aa Gym menikah lagi dengan perempuan beranak tiga, Alfarini Eridani sebagai istri keduanya.  Peristiwa  ini menggoncang istri pertamanya, bisnisnya, dan ummat islam pada umumnya.

Bisnis Daarut Tauhiid mulai menurun. Ummat Islam dan jamaahnya mulai berkurang yang mengikuti kegiatan Daarut Tauhid. Tak hanya itu rumah tangganya mulai prahara.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut