Rokok Bakal Dilarang Dijual Eceran, Netizen: Yang Paling Bener Tutup Pabriknya

Ilustrasi usia merokok minimal 18 tahun ke atas.
Sumber :

VIVA – Berbagai rencana pelarangan bagi produk tembakau dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kesehatan, dinilai mengancam keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

img_title Rokok dan Daya Beli Masyarakat, Seberapa Besar Pengaruhnya terhadap Belanja Kebutuhan Pokok?

Hal yang paling disoroti dan menuai protes dari berbagai kalangan pedagang, adalah rencana pelarangan penjualan rokok eceran dan larangan pemajangan produk tembakau di tempat penjualan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peneliti dari Universitas Jember, Fandi Setiawan mengingatkan dalam perumusan pasal-pasal tembakau di RPP Kesehatan, seharusnya Kementerian Kesehatan melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang terdampak, termasuk para pedagang.

img_title Hasil Mengejutkan Penelitian Unpad soal Peralihan Kebiasaan Merokok ke Produk Tembakau Alternatif

"Kuncinya adalah stakeholder harus diajak bicara. Masyarakat (yang) terdampak dari sebuah kebijakan itu harus diikutsertakan," kata Fandi dalam keterangannya pada Sabtu, 16 Desember 2023.

Dia menambahkan, industri pertembakauan di sisi hilir sudah dikepung oleh peraturan yang sangat ketat, yakni sekitar lebih dari 300 regulasi. Belum lagi problematika di sektor hulu di level para petani. 

img_title Buang Puntung Rokok Sebabkan Kebakaran TPA Supit Urang Malang, Lansia 71 Tahun Jadi Tersangka

Sedikitnya, kata dia, ada sekitar 6 juta masyarakat Indonesia yang memiliki keterkaitan langsung dengan ekosistem pertembakauan nasional.

"Secara prinsip, saya sepakat bahwa negara perlu menerapkan aturan terhadap produk tembakau. Tapi jangan bicara tentang pelarangan yang restriktif, karena produk tembakau ini bukan produk yang dilarang," ujarnya.

Komentar Netizen

Kabar pelarangan jualan rokok eceran ini pun menuai sorotan dari netizen. Beragam reaksi ditunjukkan netizen di media sosial.

“Percuma dilarang jg, pasti tetap ada yg rokok, yg jualan rokok keliling aja udh bnyak,” ungkap seorang netizen. "Yang paling benar adalah tutup pabrik rokoknya!" tulis seorang netizen.

"Untung ga ngerokok," timpal netizen lainnya.

"Banyak aturan, langsung aja int nya. Rokok dinaikan cukainya tinggi tinggi.. naikan 3 x lipat. Mau ECER mau apa itu urusan pedagang untuk orang yang bisa beli. orang yang bisa beli rokok, harusnya dia bisa ketika sakit, obati sakit dia," tambah yang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel Trending menarik lainnya di tautan ini.

Ilustrasi berhenti merokok

Kadar Karbon Monoksida Perokok Jadi Sorotan, Hasil Penelitian 3 Bulan Terungkap!

Merokok masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat di Indonesia. Meski banyak perokok menyadari risiko kebiasaan tersebut dan memiliki keinginan untuk berhenti.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut