Malaikat Cinta Cupid Lay

Ilustrasi
Sumber :
  • U-Report

Pak Berto segera beralih ke murid-murid yang lain untuk membentuk kelompok. Selesai membentuk kelompok, para murid pulang ke rumah masing-masing. Cupid Lay pulang ke rumahnya. Ia menceritakan pelajaran yang ia terima hari ini di sekolah kepada ibunya. Cupid bertanya kepada ibunya, “apakah benar semua malaikat harus turun ke bumi, bu? Apakah ibu pernah turun ke bumi?” Ibunya dengan santai menjawab, “Iya, tentu saja benar dan ibu pernah turun ke bumi.”

img_title Bagaimana AI Mengubah Industri Game? Dari Musuh Adaptif hingga Dunia yang Terus Berkembang Tanpa Skrip

Cupid semakin penasaran dan bertanya lagi, “sewaktu ibu turun ke bumi, apakah ibu pernah bertemu dengan manusia kanibal?” Ibu menjawab sambil tersenyum, “tidak pernah. Dari mana kamu mendengar tentang manusia kanibal?” Cupid menjawab, “Cupid mendengar tentang manusia kanibal di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak hal yang kami pelajari tadi di sekolah. Ibu berkomentar, “Cupid, kamu akan mempelajari banyak hal di sekolah. Sekarang kamu cicipi buah melon ini, ayo dimakan.” Cupid berkata, “iya. Ibu, buah melonnya masih ada lagikah? Cupid ingin makan lagi.” Ibu berkata, “masih ada buah melonnya di kulkas. Cupid ambil sendiri saja secukupnya. Tumben Cupid makannya banyak hari ini. Buah melonnya enak ya?” Cupid menjawab, “iya buah melonnya enak dan manis.”

img_title Komunitas Lintas Iman Bentuk Sekretariat untuk Jaga Bumi

Sekarang ibu akan ceritakan kepada Cupid tentang pengalaman ibu turun ke bumi. “Sewaktu ibu turun ke bumi, ibu bingung dengan cara menggunakan busur karena belum fasih mengunakannya untuk memanah. Ibu pernah sewaktu memanah tidak kena target.” Cupid berkomentar, “lalu panah meleset ke mana?” Ibu menjawab, “panahnya meleset kena pohon.” Cupid spontan tertawa. Ibu berkata, “coba nanti ibu mau lihat Cupid bisa menggunakan busur atau tidak. Ibu mau melihat kemampuan memanahmu. Sebentar ibu ambilkan busur milik ibu dulu ya.”

Ibu masuk ke dalam gudang mencari busur dan panah. Ibu mencarinya cukup lama dan belum ketemu juga. Lalu terdengar ibu berkata, “Ibu lupa busur dan panahnya diletakkan di mana ya? Kok Ibu jadi lupa sendiri. Cupid, Ayo bantu ibu mencarinya. Cupid menjawab, “baik Bu”. Kemudian mereka berdua berada di dalam gudang cukup lama. Mereka membongkar semua barang sampai akhirnya menemukan busur dan panah tersebut. Busur dan panah itu tampak sedikit kotor karena terkena debu. Ibu dan Cupid membersihkannya dengan tisu dan mereka pun belajar memanah berdua. (Cerita ini dikirim oleh Junieta)

img_title MUI: LGBT Merendahkan Martabat Manusia
BMKG, Gempa M 6,4 Simalungun, Sumatera Utara

BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Simalungun Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG menyatakan bahwa gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,4 terjadi pada Sabtu, pukul 17.54.52 WIB di wilayah Simalungun, Sumatera Utara, tidak berpotensi tsunami.

img_title
VIVA.co.id
15 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut