Bijaklah Bersosial Media di Bulan Ramadan Ini
- U-Report
Aku dipelajari bukan hanya ketika kau kecil, tetapi seharusnya setiap waktu. Mengapa? Karena aku ini pedoman hidupmu. Aku bukanlah mainan yang hanya kau baca saat kau kecil. Aku ada juga bukan hanya sekeaar menjadi mas kawin saat kau menikah. Bukan pula hanya untuk kau ingat saat ada kematian di keluargamu. Mengapa hidupmu kacau? Mengapa kau sering jenuh? Mengapa hidupmu sering gelisah? Mengapa kau sering berani berbuat maksiat? Mengapa kau tak banyak mengerti ketentuan Tuhanmu? Itu karena kau jarang bercengkrama denganku. Demikianlah surat untukmu, semoga kau mengerti keluhan dan deritaku. Aku ingin kau manjakan seperti Ipad dan BB-mu. Yang rindu kepadamu, kitab sucimu.
Pada masa informasi seperti sekarang ini, ditambah dengan maraknya sosial media yang dibenamkan dalam setiap yang kita punya terkadang membuat kita lalai dan terbuai untuk beribadah kepada Allah SWT. Kita dibuat asyik bercengkerama dengan sosial media yang kita punya, sampai kita melupakan Alquran untuk dipelajari di bulan Ramadan ini. Apalagi kita orang-orang yang punya banyak sosial media yang aktif, Hampir tiap detik tanpa disadari pasti selalu ada notifikasi.
Saya bahkan pernah menemukan orang yang aktif dengan seabrek akun sosial medianya, baik itu facebook, twitter, blog, instagram, BBM, line, kakao talk, wechat, whatsapp, dll. Dari pagi sampai sore ia selalu aktif, update status, upload foto, komen-komen, dan sebagainya. Saya tidak memungkiri kalau sosial media pada masa sekarang itu penting, bahkan sudah sangat melekat dalam diri kita. Saya juga tidak melarang menggunakan akun yang kita punya untuk bersosial media. Tapi alangkah baiknya jika kita juga harus arif dan tidak berlebihan dalam menggunakan itu semua di bulan Ramadan ini. Fokuslah untuk beribadah kepada Allah SWT selagi masih diberikan kesempatan dipertemukan di bulan Ramadan ini.
Coba bayangkan, seandainya yang dibuka tiap menit itu Alquran, yang dibaca tiap menit itu Alquran, dan yang dibawa kemana-mana itu Alquran, maka sudah berapa pahala kebaikan yang bisa kita dapatkan di bulan Ramadan ini? Sebagai seorang Muslim, harusnya ada skala prioritas yang kita dahulukan, mana aktivitas yang bernilai ibadah dan mana aktivitas yang bernilai sia-sia. Kalau dibandingkan tentunya pasti akan lebih baik kalau kita disibukkan dengan baca Alquran daripada kita disibukkan dengan facebook-an.