Jadi Tersohor Karena Gambar Wajah Pemain Jerman di Kaleng
- U-Report
Dia menceritakan awal datangnya tawaran Coca-Cola yang tak disangka-sangka. Pemuda kelahiran Sukoharjo, 23 Maret 1994 ini menerima email dari Coca-Cola pada akhir 2015 yang menawarkan kerja sama pembuatan sketsa wajah pemain sepak bola. Setelah membaca sejumlah kriteria yang diinginkan Coca-Cola, dia langsung menyanggupi tawarannya.
Dia pun merelakan banyak waktu di sela kesibukan menyelesaikan skripsi untuk proyek menggambar 24 pemain timnas Jerman. “Saya suka upload hasil karya saya di situs portofolio online, seperti Deviant Art. Banyak juga yang saya upload ke akun sosial media. Mungkin Coca-Cola melihat karya saya di sana lalu menawarkan proyek ini,” jelasnya.
Meski kuliah di jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), Gilang tak lepas dari seni. Sejak kecil sudah biasa menggambar, dan sang ayahlah yang mengajarinya menggambar. Mulai dari pemandangan hingga sketsa tubuh manusia. Tak ayal ayahnya akhirnya mengajaknya belajar menggambar pada orang yang lebih mahir menggambar.
Sejak ketertarikannya dengan teknik WPAP, dia pun bergabung dengan komunitas WPAP Chapter Solo dan gemar nongkrong dengan seniman WPAP lainnya. “Order dari Coca-Cola menjadi order paling besar yang pernah saya garap. Kebanyakan saya dapat order dari kalangan mahasiswa yang mau bikin kado dengan gambar WPAP. Biasanya saya dapat bayaran Rp 150.000 per wajah. Tapi saya juga pernah garap order dari kalangan umum, bahkan orang luar negeri. Lumayan, saya bisa bantu orang tua bayar kuliah dan punya uang jajan sendiri,” tukas dia yang tinggal di Colomadu, Karanganyar.
Dia mengakui tidak sulit menggambar pemain timnas Jerman karena sudah mengidolakannya sejak perhelatan Piala Dunia 2002. Saat itu, dia berusia delapan tahun dan membaca berita di Koran Solopos tentang kemenangan Jerman 8-0 atas Arab Saudi.
Kini Gilang mendapat cukup banyak tawaran dari beberapa kalangan untuk membuat karya WPAP setelah berita dan viral tentang dirinya yang bekerja sama dengan Coca-Cola muncul di berbagai media massa dan media elektronik. Selamat buat Gilang yang telah mengharumkan Indonesia. Sukses terus, semoga bertambah banyak orang yang menginspirasi seperti dia. (Tulisan ini dikirim oleh sayyid.imron)