Berapa Harga Tulisanmu?
- U-Report
Di sini, ada pengalaman suami yang mendesign logo di tanah abang dihargai dengan harga 25 ribu rupiah. Sedang ketika mengikuti kontes logo internasional, harga logo buatannya diberi hadiah 10 juta rupiah. Untuk logo yang sederhana. Ketika kami mulai menghargai karya kami sendiri, yang memang tidak mudah melakukannya, bukan sekadar dari berkhayal saja, maka pada saat itu akan dibukakan pintu-pintu menuju orang yang paham dan mau menghargai karya.
Kami tidak berani untuk buat yang asal jadi. Bahkan sering tidak bisa tidur, menunggu jawaban dari klien apakah ia puas dengan hasil kerja kami. “Yah, tulisanku dihargai segini,” ujar saya juga suatu hari menunjukkan pesan dari seseorang yang memesan tulisan saya. “Besar, ya?”.
Kami belajar dari banyak hal. Sebelum orang lain menghargai kami, kami sendiri yang harus menghargai diri kami, juga karya kami. Ketika orang sudah menghargai, maka kami akan memiliki rezeki bernama uang. Nah, uang itu bisa kami pakai untuk banyak hal. Lalu soal sedekah? Alaaah, itu masalah rahasia. Cukup Pemilik Rezeki saja yang paham. (Tulisan ini dikirim oleh Norah)