5S Kunci Pembuka Gembok Rezeki
- U-Report
Silaturahmi menurut pakar agama berasal dari dua kata, yaitu silah dan rahim. Silah yang artinya menyambungkan. Rahim bisa diartikan kekerabatan. Jadi, silaturahmi berarti upaya menyambungkan kekerabatan. Aktualisasinya memberikan suatu kedekatan antara dua pihak yang berbeda untuk menimbulkan suatu hubungan yang baik. Hubungan baik akan mempermudah datangnya rezeki.
Huruf S ketiga dan keempat merupakan cara yang hanya bisa dilakukan oleh umat Muslim, karena berhubungan dengan ritual keagamaan. Keduanya yaitu salat duha dan tahajud. Salat-salat tersebut juga bisa dijadikan sebagai proses mendekatkan diri terhadap Sang Pencipta. Salat duha dilaksanakan saat pagi dan salat tahajud dilaksanakan saat tengah malam. Apabila umat muslim membuatnya menjadi rutinitas sehari-hari, maka tidaklah sukar bagi Tuhan untuk mempermudah rezeki hamba-hamba-Nya.
Salat duha membutuhkan pengorbanan yang besar untuk melaksanakan, karena berbarengan dengan waktu yang sibuk bagi para pekerja. Jadi, bagi yang ingin menunaikannya butuh pengorbanan. Salat tahajud juga butuh pengorbanan yang besar, sebab waktunya merupakan waktu untuk istirahat. Tapi, para pemeluknya harus rela bangun untuk merendahkan diri dan beribadah kepada Sang kholik. Jadi, Tuhan bisa mempermudah rezekinya.
Kunci S yang terakhir merupakan salah satu yang terpenting, yaitu syukur. Jika, S yang terakhir diabaikan maka bisa merusak keempat cara di atas. Syukur bisa diaktualisasikan dengan cara hanya mengucapkan hamdalah atau melakukan sujud syukur menyerahkan dan merendahkan diri kepada-Nya. Selanjutnya, syukur juga harus bertanggung jawab akan pemberian Tuhan yang sudah melimpah, dengan cara memanfaatkannya di jalan yang benar menurut agama.
Ketika sudah mengetahui 5S, janganlah menunggu-nunggu waktu. Mari dilaksanakan bersama-sama untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan melejitkan rezeki dengan mudah. Karena terkadang orang menggunakan cara yang salah untuk menjadi kaya, yaitu dengan cara pergi ke dukun atau biasa dikatakan “orang pintar”. Mereka hanya mengejar limpahan rezeki, tanpa mengetahui bahwa caranya salah menurut agama, serta tidak bagus untuk dilestarikan di negeri ini. Selamat melaksanakan 5S, cara jitu untuk melejitkan rezeki. (Tulisan ini dikirim oleh Syahid Mujtahidy, Pamekasan)