Lokalisasi PSK Pati masih Tetap Eksis

Detik-detik Proklamasi pada upacara HUT Kemerdekaan RI bagi para PSK di KB dan LI, Pati.
Sumber :
  • Heru Christiyono Amari

VIVA.co.id – Dua lokalisasi pekerja seks komersial (PSK) atau wanita tuna susila (WTS) yang lokasinya bersandingan, Kampung Baru (KB) dan Lorong Indah (LI) di Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah tak bergeming atas tekad  Menteri Sosial, Kofifah Indarparawangsa, yang akan menutup lokalisasi PSK di seluruh Indonesia. Terbukti, KB dan LI masih eksis dengan jumlah penghuni terdiri PSK dan Mucikari atau Germo relatif stabil. Eksistensi mereka diperlihatkan dengan menggelar upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus, dua tahun berturut-turut ini.

img_title Polisi Menyamar Jadi Pelanggan Indekos PSK Bawah Umur, 19 Diamankan

Lokalisasi KP dan LI, lokasinya relatif strategis dan mudah didatangi setiap saat, karena di tepi (Selatan) Jalan Raya Pantura (pantai Utara), antara Pati-Kudus Km.05. Tempat plesiran para lelaki hidung belang ini, resmi operasional dari pukul 12.00 (siang hari) hingga 24.00 (tengah malam). Namun, acapkali, jam resmi itu berlaku fleksibel. Jam awal operasional bisa lebih pagi. Adapun waktu tutup, bisa lebih malam melebihi batas waktu yang ditentukan. Terkadang atas syarat dan pertimbangan tertentu, lelaki bisa bermalam di situ.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua kompleks lokalisasi itu, dibawah monitoring dan pembinaan sejumlah fihak. Terutma oleh Pemkab Pati dalam hal ini Dinas Sosial Pati, aparat Polsek Margorejo, Koramil Margorejo, dan para tokoh masyarakat, seperti ulama dan organisasi massa tertentu yang dipercaya. Peran paling menonjol terkait pembinaan kaum marginal yaitu PSK dan Germo di KB dan LI, dilaksanakan jajaran Koramil Margorejo dan Kodim 0718 Pati. Sejumlah Staf Kodim, dibantu hampir seluruh anggota Koramil itu, terjun melakukan pembinaan pada para WTS dan Germo.

img_title Booking PSK Via Online, Dua Pemuda di Medan Malah Dirampok

Salah satu upaya pembinaan yang dilakukan Kodim Pati dan Koramil Margorejo, berupa penanaman karakter disiplin dan kesadaran pada kaum marginal itu. Terkait khususnya terhadap wawasan berkebangsaan. Satu contoh faktual, atas prakarsa Kodim dan Koramil, pada Hari Kemerdakaan 17 Agustus, menggelar upacara bendera, khusus diikuti penghuni lokalisasi KB dan LI. Upacara 17 Agustus tahun ini, merupakan yang ke-dua kalinya, setelah tahun 2015 lalu upacara seperti itu dilaksanakan.

Seperti tahun lalu, upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan bagi para penghuni KB dan LI tahun ini, bertempat di halaman depan Pasar Hewan Margorejo-Pati. Tercatat seluruh PSK dan Germo yang jumlahnya hampir 300 orang, mengikuti upacara bendera itu yang dihadiri Muspika (Camat, Danramil, Kapolsek) dan sejumlah pemuka agama, ditambah beberapa tokoh masyarakat. Istimewa lagi, Komandan Kodim 0718 Pati, Letkol.Inf.Andri Amijaya Kusumah S.Sos, bertindak sebagai Pembina Upacara.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Ingin Punya Motor, Jhon Nekat Rampok PSK di Bali
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut