Warisan Anies Baswedan yang Patut Dijaga

Orangtua antar anak ke sekolah.
Sumber :
  • VIVA.co.id / Irwandi Arsyad

Gerakan ini, menitik beratkan pada bagaimana pola komunikasi antara orang tua dan guru sang anak. Sebab pola komunikasi yang terbangun bisa mempermudah sang anak dalam dunia pendidikan. Jika komunikasi antara orang tua dan pihak penyelenggara pendidikan dalam hal ini guru sangat masif, maka yakin dan percaya sesungguhnya di situlah inti bagaimana mengetahui segala sesuatu tentang sang anak berkaitan dengan persoalan pendidikannya.

img_title Coastal Beach Clean Up di Hari Peduli Sampah Nasional

Peran serta orang tua dalam dunia pendidikan yang dikemas di akhir masa kepemimpinan Anies Baswedan adalah sebuah prestasi luar biasa. Di mana orang tua ikut dilibatkan dalam persoalan pendidikan anak. Dampak dari gerakan ini memang tak terlihat secara kuantitas, tapi secara kualitas. penulis yakin ini sangat berdampak pada anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari Gerakan Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah kita akan temui suatu ikatan psikologis yang kuat antara orang tua dengan putra-putrinya dalam persoalan pendidikan. Hal ini juga nantinya akan berdampak positif pada proses tumbuh kembang sang anak. Dari gerakan ini pula kita kembalikan sebuah kebiasaan kita dulu kala. Di mana orang tua kita tak terlalu sibuk mengurusi urusan pekerjaannya, di mana orang tua kita bangga esok kita akan memulai hari baru di sekolah, dimana dengan semangat dan kasih sayang orang tua kita mengantar kita ke gerbang sekolah, lalu kemudian dengan bangganya pula ia cerita ke tetangga bagaimana tingkah kita ketika sampai di sekolah.

img_title Driver Ojek Online Sedekah Jasa Antar Anak Yatim ke Sekolah

Sayangnya hari ini kita tumbuh besar dengan dasar kasih sayang oang tua kita dulu kala, namun kita lupa bagaimana melakukan itu kembali kepada anak cucu kita. Sebab kita terlalu sibuk dengan mengejar karir, mengejar rupiah, padahal kita sadar jika soal psikologis uang itu tak ada harganya. Parahnya lagi, terkadang kita lupa menanyakan ke tetangga, adik, bahkan anak sendiri tentang apa yang ia dapatkan tadi di sekolah, tentang pekerjaan rumah apa yang ia bawa pulang hanya karena sibuk dengan smartphone kita.

Padahal jika kita tengok bagaimana kehidupan kita dulu kala, ketika ada anak usia sekolah di sebelah rumah, Ayah penulis sering bertanya padanya “Nak, sudah kelas berapa?”, Pertanyaan-pertanyaan seperti itu akan berlanjut ke tingkatan pertanyaan lain seperti siapa nama gurunya sampai pekerjaan rumah yang ditugaskan oleh gurunya. Pertanyaan-pertanyaan itu tentu butuh jawaban, dan sang anak terkadang tak menjawabnya tanpa dituntun oleh orang tua.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Avi Choir Avicenna, Paduan Suara Cilik yang Penuh Prestasi
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut