Kisah Gong Senenan, Pusaka Masyarakat Kabupaten Jepara

Gong Senenan di Kridanggo Bhirowo
Sumber :

VIVA.co.id – Gong Senenan, gamelan karawitan Jawa yang tak lengkap perangkatnya. Disimpan di ruang khusus yang dinamai Kridanggo Bhirowo, sebuah paviliun di sisi pendopo Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Warga Jepara, dari pejabat hingga rakyat percaya kalau gamelan itu pusaka bagi warga setempat. Jika lupa ditabuh maka musibah bakal menimpa Kabupaten Jepara.

img_title Biadab! Calon Ayah Tiri di Jepara Perkosa Balita Usia 3,5 Tahun hingga Pendarahan

Gong Senenan terdiri dari satu gong besar, dua kecrek/kecer, dua gendang, dan dua kempul. Jumlah perangkat dan bentuknya sangat sederhana. Jauh berbeda dengan unit gamelan lengkap lazimnya, dimana jumlah gong besar, misalnya berjumlah empat buah. Juga dengan satu set kempul yang terdiri empat buah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sumber di Humas Jepara dan beberapa warga mengaku tidak tahu riwayat pasti Gong Senenan. “Asal-usul pusaka itu misterius, namun usianya sudah ratusan tahun,” kata mereka. Ada cerita dari mulut ke mulut mengatakan, keberadaan pusaka ini bermula saat Adipati Tjitro Koesoemo, berkuasa di Kadipaten (kini kabupaten) Jepara, sekitar tiga abad silam.

img_title Mendobrak Batas Anak Tukang Ukir: Ulfatun Nikmah, Lulusan SMK Raih Gelar Magister FEB UGM

Suatu pagi buta, Adipati melihat benda aneh di pendopo yang ternyata adalah satu set gamelan. Adipati minta para kawula menabuh tapi ternyata tak berbunyi. Lalu dibiarkan saja di pendopo. Di lain waktu, Sunan Hadiningrat Surakarta meninjau Kadipaten Jepara. Melihat gamelan itu, dan ia memboyongnya ke Keraton Surakarta. Kurang dari 40 hari kemudian, gamelan tiba-tiba sudah ada di pendopo Kadipaten Jepara lagi.

Adipati Jepara penasaran dengan gamelan mistis itu. Dikeluarkanlah sayembara, barang siapa yang bisa menabuh gamelan maka akan diberi penghargaan. Ribuan orang ikut sayembara tapi tak satu pun yang bisa menabuh. Saat ditabuh seakan membisu, tak mengeluarkan bunyi apapun. Anehnya, ketika orang-orang Desa Senenan menabuh, gamelan itu berbunyi nyaring terdengar sampai ke mana-mana.

img_title Daftar Juara Sepakbola Putri MilkLife Soccer Challenge Kudus Series 2

Sejak itu, Adipati Jepara memerintahkan warga Desa Senenan setiap hari Senin, pagi dan senja untuk menabuh gamelan tersebut. Bahkan gamelan itu dinamai Gong Senenan. Sesuai dengan asal orang yang menabuhnya. Desa Senenan sendiri terletak tidak jauh, kurang lebih 4 km dari pendopo Kabupaten Jepara.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut