Cara Mengambil Hati Anak Muda di Pilgub Jakarta

Cagub dan Cawagub Jakarta
Sumber :
  • U-Report

12. Jangan Mengandalkan Partai Politik

img_title Kemenkeu Raih Opini WTP ke-15 secara Berturut-turut dari BPK, Begini Kata Purbaya

Partai politik merupakan pilar demokrasi. Namun, partai politik saat ini memiliki kesan yang sangat negatif di anak-anak muda Jakarta. Sangat sedikit anak-anak muda Jakarta yang memilih gubernur atau presiden dengan melihat partai politik yang mendukung mereka. Anak muda memilih karena melihat kualitas diri dari pasangan tersebut. Sehingga, untuk calon gubernur, jangan terlalu mengandalkan mesin partai politik untuk memenangkan Pilgub 2017. Fokus terhadap citra diri dan terobosan-terobosan yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

13. Buat Pencitraan yang Tidak Berlebihan di Media Sosial

img_title Bela Zulhas, Politisi PAN Sesalkan Ada Penggiringan Opini Negatif Terkait Video Makan di Aceh

Di poin pertama sudah pernah dibilang bahwa calon gubernur harus mengoptimalkan media sosial sebagai media kampanye. Tapi perlu diingat bahwa kampanye yang dilakukan di media sosial harus sesuai dengan karakteristik media sosial. Para calon gubernur tidak boleh terlalu berlebihan ketika melakukan kampanye. Berlebihan bisa dalam arti, jumlah postingan yang terlalu banyak, konten yang terlalu narsis, dan juga bentuk kampanye yang terlalu terlihat palsu.

14. Jelaskan Apa Dampak Nyata Kalau Anak Muda Memilih

img_title Respons Istana Soal Tulisan Opini di Detikcom yang Dihapus: Naikkin Lagi Saja

Selain membuat kampanye-kampanye yang sifatnya hard selling, para calon gubernur juga harus melakukan kampanye-kampanye yang sifatnya edukatif. Seperti menjelaskan dengan menarik apa dampaknya jika anak-anak muda memilih. Dampak langsung dan tidak langsung apa yang terjadi ketika anak-anak muda menggunakan hak suara mereka.

15. Buka Program Volunteer

Hal ini merupakan program yang sangat seksi, tapi sering tidak diperhatikan para calon gubernur. Calon gubernur terlalu sibuk dengan tim internal yang mereka miliki, sehingga melupakan manfaat ketika mereka membuka program volunteer. Calon gubernur bisa membuka kesempatan bagi anak-anak muda untuk bisa bergabung di tim kampanye mereka. Sebagai timbal balik, mereka akan mendapatkan reward berupa sertifikat, atau hal-hal lain. Anak-anak muda ini bisa bergabung di tim media sosial, tim yang mendatangi rumah-rumah, tim kreatif dan tim-tim lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

16. Jangan Tegang Pak Bu, Relaks

Untuk bisa mengambil hati anak-anak muda, bapak-bapak dan ibu-ibu harus bisa memiliki jiwa muda. Tidak bisa kaku dan terlalu tegang ketika sedang melakukan kampanye. Walaupun kita belum seperti USA, tapi kita bisa lihat bagaimana Obama dan juga istrinya memiliki mentalitas anak muda. Sering kita lihat Obama menghadiri acara-acara TV seperti Jimmy Fallon, Michele Obama ikut di dalam carpool, dan masih banyak lagi. Hal ini akan membuat calon-calon gubernur Jakarta memiliki tempat tersendiri di hati anak-anak muda Jakarta.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut