Sosok Petani yang Menjadi Kebanggaanku

Ilustrasi petani
Sumber :
  • tembakau

Bapak saya sosok yang luar biasa. Beliau mempunyai sifat-sifat yang sangat membuat saya heran dan bangga terhadapnya. Ia selalu menerima apa saja makanan yang ibu saya hidangkan saat makan. Tambahnya lagi, beliau selalu menjahit pakaian beliau sendiri jika ada pakaian beliau yang sobek, tanpa mau merepotkan ibu. Meskipun pekerjaan ibu adalah seorang penjahit.

img_title Tanggung Jawab dan Rekonsiliasi Masyarakat Lumban Dolok

Namun, terkadang saya merasa kasihan dengan beliau yang sangat bersemangat dengan kesibukkannya. Karena beliau kini usianya telah menginjak 56 tahun. Itu artinya, seharusnya beliau sudah sepantasnya tinggal duduk diam di rumah saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bapak pernah berkata, “Apapun yang diberikan oleh Allah, kita harus menjalaninya dengan ikhlas dan selalu bersyukur. Jadilah anka-anak yang soleh. Anak yang selalu dapat memberi dan menolong sesama. Dan jangan patah semangat dalam bersekolah. Jangan seperti bapak sama ibu yang hanya lulusan SD,” Itulah kata-kata yang diajarkannya kepada kami. Yang menjadi pemacu bagi kami untuk menjadi anak-anak yang baik di mata kedua orangtua kami. Alhamdulillah, ketiga kakak saya sudah lulus S1.

img_title Jokowi Diminta Lerai Konflik Ketua Pramuka dengan Menpora

“Bagi bapak, hidup itu memang harus dijalani apa adanya. Tapi yang jadi nomor satu itu kejujuran. Tekun, kerja keras, itu memang harus. Namun tidak boleh ngoyo dan jangan muluk-muluk. Ada Allah yang selalu di samping kita. Wong hari ini masih bisa melihat dunia saja itu sudah nikmat yang luar biasa, dan patut untuk kita syukuri,” ungkap beliau. (Tulisan ini dikirim oleh Wahyu Arif Hidayat, mahasiswa Universitas Pancasila, Jakarta)

Ilustrasi.

Pergilah Dinda Cintaku

Maafkan aku yang terlalu berlebihan mencintaimu.

img_title
VIVA.co.id
26 Februari 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut