Kaleng Kosong Itu Kado Spesial untuk Ibuku

Ilustrasi hadiah/kado
Sumber :
  • Pixabay/Freeimages9

Mulai hari itu, Ravid selalu menghabiskan waktunya di rumah untuk membantu berjualan kecil-kecilan. Walau hasilnya tidak seberapa, mereka tetap mensyukurinya. Dan dari detik itu pula, Ravid rajin membaca. Buku yang dulu dibelikan Sulastri dibaca dengan memahaminya sampai sedetail-detailnya. Akhirnya dia nekat membuka les privat seluruh mata pelajaran.

img_title Haru, Penulis Ini Ungkap Rasa Sayangnya untuk Sang Bunda

Sosok Ravid yang dulu gondrong dan mengerikan itu telah berubah menjadi sosok guru privat rupawan yang dipersibuk oleh mata pelajaran muridnya. Sampai sekarang ia masih aktif menjadi seorang guru tanpa ijazah SMK. Dan tentunya itu membuat Sulastri amatlah bangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun 2014 lalu, Ravid mendapat panggilan dari lembaga bimbingan pelajaran anak-anak SD dan SMP. Dengan kemampuan yang dimilikinya pun dia berani melangkah menuju gerbang ilmu yang semakin luas. Dia ingin mengisi kekosongan otaknya dengan pelbagai pengetahuan untuk murid didiknya. Karena baginya, dengan mengajar dia akan dituntut untuk belajar. Dan semua itu tak luput karena dia ingin membanggakan ibunya Sulastri. (Tulisan ini dikirim oleh Titin Widyawati)

img_title Pergilah Dinda Cintaku
Seorang Ibu di India riding 1.400 km jemput anak saat lockdown.

Kisah Ibu Disabilitas Riding 1.400 Km Demi Anak Saat Lockdown Corona

Dia khawatir anaknya terjebak di daerah lain saat lockdown.

img_title
VIVA.co.id
11 Mei 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut