Guru juga Harus Rajin Membaca
Kegiatan merangkum ini dilaksanakan setiap hari yang nanti diarahkan untuk membuat tulisan di majalah sekolah. “Jangan menuntut siswa harus rajin membaca bila gurunya tak suka membaca. Guru adalah model bagi siswanya,” sambungnya. Bentuk dukungan sekolah untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa dan guru adalah dengan menggelar pelatihan jurnalistik selama tiga hari. Guru harus dibekali materi jurnalistik karena akan mendampingi dan melatih siswa pula.
Hasil dari kegiatan ini, kini sekolah ini telah memiliki majalah sekolah dimana penulisnya adalah guru dan siswa. Selain itu, program budaya baca di SMPN 3 Lamongan diwujudkan dalam bentuk lomba jurnal atau rangkuman setelah siswa membaca. Jurnal membaca ini secara berkala dicek oleh guru, petugas perpustakaan, dan wali kelas. (Tulisan ini dikirim oleh Dian Kusuma Dewi, Sidoarjo)