Roro Kecil yang Ingin Bisa Melihat
Teman-temannya seringkali mengejek Roro. Saat mereka mulai mengejek, maka Roro pun lekas mengajak Rini pulang dan dengan hati yang tegar Rini pun menguatkan putrinya yang suka membaca salawat ini. “Jangan didengar ya sayang,” ucap Rini menguatkan. “Mah, Roro ingin lihat Mamah. Kapan Mamah membelikan Roro mata biar Roro bisa lihat Mamah,” ungkapnya penuh harap.
Menurut dokter, Roro bisa melihat asal ada donor mata yang cocok untuknya. Hal itu yang sedikit melegakan Rini, meski harapan itu setipis benang. Karena jangankan untuk operasi donor, untuk kontrol kembali ke rumah sakit pun dia sudah kehabisan biaya. Bahkan terakhir kontrol pada September 2016.
“Saya berharap kepada pihak Pemerintah, Presiden Jokowi, dan donatur untuk bisa membantu anak saya supaya dia bisa melihat. Untuk bisa melihat, Roro butuh cangkok mata/donor mata. Jika tidak bisa, saya berharap pihak Pemerintah dan donatur bisa membantu Roro supaya bisa sekolah. Di kampung kami tidak ada sekolah yang dikhususkan untuk Roro,” ujar Rini.
Takdir mempertemukan Rumah Yatim dan Roro. Maka Rumah Yatim pun mengajak kepada masyarakat yang seluas-luasnya agar membantu Roro memberikan bantuan untuknya. Baik itu biaya pengobatan, donor mata ataupun mata ilmu. Agar Roro dapat mengenyam pendidikan seperti anak-anak seumurannya kelak. (Tulisan ini dikirim oleh Sinta Guslia)