Candi Kalasan, Sebuah Penghormatan bagi Jiwa yang Bebas

Candi Kalasan Yogyakarta.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Jalanan siang itu sangat padat. Truk dan bus saling salip, dan saya yang hanya menaiki sebuah motor matic tua melaju dengan kecepatan seadanya, tak sampai 40 kilometer per jam mungkin.

img_title Pergilah Dinda Cintaku

Tepat di pinggir jalan raya, saya dikejutkan oleh sosok bangunan berbatu tinggi menjulang. Bangunan batu tersebut, tampak kontras dengan rumah-rumah semen di sekelilingnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bangunan berbatu itu merupakan sebuah candi yang bernama Candi Kalasan. Sesuai dengan nama tempat, di mana candi itu berada. Candi ini terletak persis di pinggir jalan raya Yogya - Solo, di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Penasaran, saya langsung masuk gang yang mengarah ke candi tersebut.

img_title Tanggung Jawab dan Rekonsiliasi Masyarakat Lumban Dolok

Sebuah pos retribusi berukuran 2 x 2 meter yang terbuat dari bambu tampak sepi. Hanya ada sebuah sepeda motor yang diparkir di sebelahnya. Seorang pria paruh baya di dalam pos itu tersenyum ramah kepada saya.

"Sendirian saja, Mas?" tanya bapak itu. "Iya Pak, cuma mampir. Kebetulan tadi lagi di jalan liat candi, jadi sekalian mampir lihat-lihat," balasku sambil menyodorkan selembar uang Rp5.000 untuk tiket parkir dan retribusi. Murah.

img_title Jokowi Diminta Lerai Konflik Ketua Pramuka dengan Menpora

Saya menitipkan jaket kulit suede berwarna coklat yang sudah agak lusuh ke bapak penjaga bernama Supri itu. Candi Kalasan merupakan candi umat Buddha yang didirikan pada tahun 778 Masehi, sebagai sebuah vihara dan penghormatan terhadap bodhisattva wanita yang bernama Tarabhawana, atau Dewi Tara (menurut prasasti Kalasan).

Dewi Tara, merupakan lambang dari kebebasan/kemerdekaan jiwa, dan menyatakan keberhasilan dan prestasi hidup yang sejati dan bersifat suci. Dewi Tara juga merupakan lambang dari belas kasih, serta kehampaan (asa nyata, ketidak beradaan dan ketidakkekalan duniawi) yang diajarkan dalam agama Buddha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Candi Kalasan di Yogya ini adalah peninggalan dari Dinasti Syailendra di Sumatera. Sama dengan Candi Borobudur, sebagai bukti bahwa pengaruh kerajaan Sumatera pada waktu itu juga sampai ke tanah Jawa. Pembangunan candi ini diperintahkan oleh Maharaja Tejapurnaparna Panangkaran.

Saya berjalan memasuki kawasan candi yang dikelilingi oleh rerumputuan. Suasana siang itu memang sangat panas. Namun, hawa panas tersebut langsung ditepis oleh hembusan angin sejuk dari pohon-pohon di sekitar candi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut