Ketika Merindukan Kampung Halaman
- VIVAnews/Muhammad Firman
VIVA.co.id – Desa Kupal adalah salah satu desa yang satu daratan dengan Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Desa yang amat elok dan penuh dengan cerita, yang membuat saya tidak dapat melupakan kampung halaman ini. Walaupun sejauh mana saya melangkah untuk meninggalkannya.
Desa Kupal juga memiliki beberapa tempat untuk kalangan anak muda yang biasa digunakan sebagai tempat nongkrong. Di antaranya adalah dermaga pelabuhan, lapangan sepakbola, lapangan voli, dan gang-gang yang dijadikan tempat berkumpulnya anak muda pada saat malam hari. Waktu saya berada di desa ini beberapa tahun lalu, tempat favorit saya dengan teman-teman adalah dermaga pelabuhan.
Di sana sangat cocok dijadikan sebagai tempat untuk mencuci mata dengan pemandangan yang indah pada sore hari, dan dihiasi dengan anak-anak kecil yang sedang mandi air panas di dekat pelabuhan ini. Air panasnya bersumber dari bawah laut. Terkadang saya dan teman-teman pun ikut meramaikan air panas ini.
Tempat nongkrong yang lainnya adalah di lapangan sepakbola dan lapangan bola voli. Ini adalah salah satu tempat di mana saya dan teman-teman bisa menunjukkan bakat kami dengan bermain bersama-sama dan meningkatkan minat kita masing-masing. Sampai pernah saya dengan teman-teman membentuk beberapa tim kesebelasan untuk persiapan bertanding di beberapa turnamen antar desa.
Permainan bola kaki dan bola voli ini adalah salah satu hiburan bagi kami anak muda untuk mengembangkan bakat. Bukan hanya pada saat ada pertandingan saja, tapi ini adalah rutinitas aktivitas keseharian kami sebagai tempat menjalin persahabatan dengan teman-teman dari desa tetangga kampung kami.
Selain itu, tempat hiburan untuk anak-anak muda di desa ini adalah berkumpul dengan teman di gang-gang yang kami jadikan sebagai tempat silaturahmi dengan beberapa teman dari RT yang berbeda hanya untuk sekadar berbincang-bincang. Apalagi pada saat momen bulan puasa seperti ini. Biasanya gang-gang itu kita jadikan sebagai pos untuk membangunkan para masyarakat yang ingin sahur. Aktivitas anak muda di desa ini pada momen bulan puasa biasanya setelah salat tarawih mereka akan duduk-duduk sambil bermain domino sampai menjelang sahur. Sehingga masyarakat mudah dibangunkan.