Batasi Penggunaan Smartphone untuk Hidup Lebih Baik
- REUTERS/Beawiharta
VIVA.co.id – Kemajuan teknologi terasa begitu pesat dalam satu dua dekade terakhir, khususnya teknologi mobile phone dan smartphone. Sangat banyak fitur yang ditawarkan memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Seperti menjalankan usaha online, membaca berita terbaru, menulis dan mengirimkan pekerjaan via email, membayar tagihan bulanan, menelepon relasi dan keluarga, mencari lokasi tempat yang belum Anda ketahui, maupun berbelanja. Ada pula yang dirasakan begitu mengasyikan sampai lupa waktu dan tempat. Seperti menulis di dinding media sosial ataupun berbagi momen seperti dalam Facebook, Twitter, Instagram, dan Path.
Dengan banyak kemudahan, muncul sugesti seakan seluruh dunia dapat diakses dengan mudah dalam genggaman tangan pengguna smartphone. Hal ini menyebabkan seseorang sangat enggan terpisah jauh dan lama dari smartphone kesayangannya. Di saat hal ini berlebihan, orang tersebut dapat dikatakan mengidap nomophobia.
Akronim nomophobia sendiri memiliki kepanjangan dari No Mobile Phone Phobia (Daniel Wong, 2015). Ada penelitian tentang Annual Report on Internet Trends yang mengindikasikan bahwa lebih dari 80 persen anak muda menyatakan smartphone tidak pernah jauh dari sisi mereka. Sementara 80 persen dari pengguna smartphone selalu mengecek ponsel mereka dalam rentang 15 menit sejak bangun tidur.
Padahal, kecanduan smartphone lambat laun akan menjadi masalah baik secara psikis maupun fisik. Kita akan menjadi pribadi yang individualis, apatis, dan emosional secara psikis dan secara fisik yang dapat menimbulkan beberapa gejala penyakit. Apa Anda salah satu dari pecandu smartphone itu? Tentu saja kita tidak mau terkena efek negatif dari penggunaan smartphone kesayangan kita, dan ada beberapa cara untuk melawan kecanduan itu, berikut tipsnya:
1. Jangan jadikan smartphone sebagai alarm atau beker pagi hari, karena Anda pasti tergoda untuk menggunakan barang kesayangan Anda ini. Sebaiknya, Anda memakai jam beker, karena bila menggunakan smartphone pasti ada godaan saat Anda melihat notifikasi yang muncul dan akan menelusurinya.
2. Mematikan bentuk notifikasi umum dari smartphone, kecuali telepon, SMS, dan kalender. Karena sering kita tergoda untuk menggunakan smartphone dengan munculnya notifikasi yang sebenarnya Anda tidak perlu langsung mengetahui. Misalnya apabila seseorang menyukai status, mengikuti di Instagram, atau mengirimkan email.