Selamat Hari Koperasi Nasional 2017
- U-Report
Pada Hari Koperasi ini, Presiden Jokowi mengajak pelaku koperasi Indonesia untuk menggelorakan kembali semangat gerakan koperasi. Sehingga dengan perubahan pesat global bisa diikuti, agar koperasi bisa bersaing dengan swasta dan BUMN. "Dibutuhkan kecepatan, kegesitan, dan inovasi. Karena saat ini bukan negara besar mengalahkan kecil, kaya mengalahkan miskin. Tapi negara cepat mengalahkan yang lamban. Oleh karena itu, kita harus bergerak cepat," pesannya.
"Saya ingatkan penggerak koperasi jangan takut berkompetisi dengan lainnya. Saya yakin koperasi saat ini masih relevan untuk kemajuan bangsa," pungkas Jokowi. Ketua Pembinaan Lembaga dan Badan-badan Khusus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), sekaligus Sekretaris Panitia Pusat peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70, Pahlevi Pangerang juga mengatakan, penunjukan Kota Makassar sebagai tuan rumah penyelenggaraan Harkopnas bukan merupakan keputusan yang diambil secara mendadak.
"Penunjukan Kota Makassar sudah kita (Dekopin) tetapi sejak tahun lalu. Jadi, bukan tiba-tiba dipilih," kata Pahlevi dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Grand Clarion Hotel and Convention, Selasa (11/7/2017). Pahlevi menambahkan, pemilihan Kota Makassar menjadi tuan rumah Harkopnas dan Kongres Koperasi III ditentukan melalui rapat pimpinan Dekopin yang dilaksanakan usai Harkopnas ke-69 di Provinsi Jambi.
"Setiap tahun memang begitu. Kalau penyelenggaraan Harkopnas sudah selesai, acara langsung kita lanjutkan dengan rapat guna menentukan lokasi pelaksanaan Harkopnas tahun berikutnya," jelasnya.
Pemilihan Kota Makassar, lanjutnya, dilakukan setelah adanya beberapa pertimbangan. Di antaranya lokasi, kesiapan tuan rumah, dan persetujuan anggota Dekopin lainnya. "Dan, Makassar kami anggap sangat siap. Apalagi Kota Makassar saat ini tengah mencanangkan diri untuk menjadi kota penggerak koperasi di Indonesia," tutupnya.
Sebenarnya agenda Joko Widodo beserta rombongan selama di Makassar setelah membuka acara peringatan Harkopnas adalah mengunjungi salah satu Badan Usaha Lorong yang ada di Kelurahan Pisang Utara, RW 1 RT 4, Kecamatan Ujung Pandang. Badan usaha yang dicanangkan oleh Wali Kota Makassar, Ir. Danny Pomanto itu bernama Longgar atau Lorong Garden.
Ratusan tanaman lombok atau cabe menghiasi sepanjang lorong tersebut hingga penuh dengan warna hijau karena dihiasi dengan tanaman lain. Masyarakat tak sabar melihat lorong kebanggaannya untuk dikunjungi. Akan tetapi, Jokowi tidak datang mengunjungi lorong tersebut. Mudah-mudahan warga Kota Makassar merasa tidak kecewa akan hal itu. (Tulisan ini dikirim oleh jusriadi05)