Warna-warni di Kampung Jodipan Malang
- U-Report
Kini, setahun sudah kampung kumuh berubah wajah menjadi Kampung Warna Warni. Nama Kampung Warna-warni semakin bergema. Tidak hanya di lingkungan Kota Malang saja, melainkan sudah ke seluruh penjuru tanah air Indonesia. Bahkan sudah mendunia. Jika penasaran, kamu juga bisa mencari nama kampung tersebut di Google. Maka, deretan foto-foto cantik kampung tersebut langsung bermunculan.
Hal yang masih menjadi polemik di kampung ini adalah tingkat kesadaran warga setempat untuk tidak membuang sampah sembarangan masih perlu diedukasi tanpa henti. Terutama membuang sampah ke sungai. Ketika berada di sana, saya masih melihat beberapa warga yang dengan tanpa dosa membuang sampah ke sungai. Padahal rambu-rambu larangan membuang sampah di sungai sudah berkibar segede gaban. Mungkin buta huruf atau buta aksara, saya enggak tahu. Yang jelas, masalah kesadaran itu masih minim.
Selain itu, ada juga warga yang masih dengan pede-nya buang air besar di sungai tersebut. Menjijikkan sekali melihat orang buang air besar di sungai. Konon katanya, beberapa rumah warga di desa tersebut masih belum memiliki sanitasi. Sehingga mereka memilih buang air besar di sungai. Kampung ini sudah indah. Jangan kamu kotori dengan tindakan konyol membuang sampah dan buang air seenaknya di kali. Padahal, saya melihat beberapa toilet umum berdiri kokoh di dekat sungai. (Tulisan ini dikirim oleh Baroezy)