Keharuan saat Rektor Bernyanyi di Acara Wisuda

Rektor Bernyanyi di Acara Wisuda IPB.
Rektor Bernyanyi di Acara Wisuda IPB.
Sumber :

VIVA – Rektor Institut Pertanian Bogor atau IPB, Prof. Dr. Herry Suhardiyanto membuat haru seluruh wisudawan dan orang tua lewat lantunan lagu nasionalis, Indonesia Pusaka, pada 13 Desember 2017. Wisuda tahap III tahun akademik 2017/2018 ini menjadi sangat istimewa karena merupakan wisuda terakhir di era kepemimpinannya setelah sepuluh tahun menjabat sebagai Rektor IPB sejak 2008 lalu.

Tak hanya hanyut dalam situasi pengabdian sebagai anak bangsa lewat lagu nasional yang dibawakan, rektor pun mendendangkan lagu syahdu, Rumah Kita. Sebuah lagu yang dimaknai sebagai ekspresi rasa cinta, bangga, dan kebersamaan di dalam rumah besar bernama Institut Pertanian Bogor (IPB). Air mata haru wisudawan tumpah di Graha Widya Wisuda (GWW) tempat dilaksanakannya upacara wisuda.

Dalam pidato wisudanya, rektor yang pada 15 Desember 2017 akan mengakhiri masa tugasnya ini mengurai capaian-capaian IPB yang cukup membanggakan. IPB kembali mewisuda lulusan terbaiknya sebagai sumberdaya manusia yang berkualitas dan siap membangun sektor pertanian dalam arti luas.

Pada wisuda tahap ini, IPB menyerahkan ijazah kepada 750 orang lulusan. Yang terdiri dari 10 orang lulusan bergelar doktor, 165 orang lulusan bergelar magister sains, 15 orang lulusan bergelar magister manajemen, 3 orang lulusan bergelar magister profesional, 7 orang lulusan bergelar dokter hewan, dan 550 orang lulusan bergelar sarjana.

Wisuda dipimpin oleh Rektor IPB, Prof. Dr. Herry Suhardiyanto. Atas nama seluruh sivitas akademika IPB, rektor menyampaikan selamat kepada para lulusan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Dikatakannya, dalam era global sekarang dan masa yang akan datang, masalah yang krusial dalam pembangunan nasional diperkirakan masih berada pada upaya pemenuhan kebutuhan dasar akan pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan.

Untuk menghadapi berbagai masalah krusial tersebut, Indonesia harus terus-menerus melakukan perbaikan dan berjuang mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Indonesia harus mampu menjalankan proses pengambilan keputusan yang demokratis, merumuskan kebijakan yang berbasis ilmu pengetahuan, melakukan pembangunan sumberdaya manusia dan kebudayaan, mewujudkan innovation driven economy, menjaga alokasi sumberdaya yang berkeadilan dan keseimbangan pertumbuhan ekonomi antar wilayah, serta menegakkan supremasi hukum.

Rektor menegaskan, sebagai perguruan tinggi negeri badan hukum dengan kompetensi utama di bidang pertanian, kelautan, dan biosains tropika, IPB berpeluang besar untuk berperan sangat penting dalam ikut memecahkan masalah krusial tersebut. Mengingat kompleksitas masalah krusial tersebut, IPB harus menggunakan pendekatan transdiciplinary dalam merumuskan solusi dan menjalankan rumusan tersebut.