Orang Aussie Mencari Mbah Moen

Mengantarkan jenazah Mbah Moen ke Ma'la, Mekah, Arab Saudi.
Sumber :
  • vstory

Setengah jam berlalu, tak tahan panas, saya ingin berteduh menuju tenda arah pintu masuk makam. Belum sampai tenda, sudah datang kerumunan orang menandu keranda jenazah berselimut biru.

img_title Tamu Allah yang (Tak) Bermasker

"Bukan. Bukan," ujar seseorang menjelaskan kalau jenazah yang diusung ini bukan Mbah Moen. Jenazah betutup kain biru itupun berlalu ditandu orang-orang arab yang ada di situ.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama berselang, dari arah pintu masuk kembali muncul rombongan penandu jenazah. Kali ini jumlahnya lebih banyak. Berselimut kain hitam jenazahnya. Tak salah lagi. Ini dia yang dinanti. Kami yang dari tadi berdiri menyongsong menjemput keranda. Baru saja tangan ini menyentuh pinggir keranda, tiba-tiba berhenti.

img_title Khusyuk for Beginner di Tanah Suci (Part 2): Khusyuk saat Ibadah Kolosal

"Ini kesempatan terakhir. Bagi yang ingin menyalatkan Mbah Moen silahkan," ujar seseorang bergamis putih berpeci haji. Berjamaah, kami pun menyalatkan Mbah Moen.

Alhamdulillah, Allah beri kesempatan kami yang tak sempat ikut menyalatkan di Masjidil Haram, selepas dzuhur tadi. Pengalaman pertama salat jenazah di pemakaman, mengantar Almaqhfurlah, Mbah Moen. Sugeng kundur Mbah Moen.

img_title Khusyuk for Beginner di Tanah Suci

Selaksa doa terpanjat bukan hanya dari kami dari Indonesia, murid-muridmu di negara lain juga berduka dan mengantarmu dengan doa. Sugeng kundur Mbah Moen...(Ahmad Muhibbuddin, Alumni Madrasah Aliyah Program Khusus Jember dan UIN Syahid Jakarta)

Padati Makam Rasulullah, Jemaah Haji Salat Arbain di Masjid Nabawi

Arab Saudi Tak Hanya Tutup Akses Haji pada RI tapi Juga Negara Lain

Pemerintah tidak cukup waktu untuk mempersiapkan pelayanan haji.

img_title
VIVA.co.id
2 Juni 2020
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut