(K)etimpangan dan Recovery(K)

Penduduk miskin yang sulit pulih dari himpitan resesi. Foto: koleksi pribadi
Sumber :
  • vstory

VIVA – Seiring dengan gencarnya vaksinasi yang dilakukan pemerintah, seluruh pelaku ekonomi saat ini tentu sangat berharap recovery ekonomi segera terjadi sehingga perekonomian bisa pulih seperti sedia kala.

img_title Kemenkeu Raih Opini WTP ke-15 secara Berturut-turut dari BPK, Begini Kata Purbaya

Namun demikian, tipe dan proses pemulihan ekonomi bisa sangat bervariasi. Prosesnya bisa berbentuk V yang cepat melakukan recovery, berbentuk U dengan adanya selang waktu di titik terendah untuk kembali pulih, W yang menandakan adanya second wave maupun L dengan kejatuhan ekonomi yang dalam, dengan durasi pemulihan yang berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jenis dari proses pemulihan ekonomi yang dialami suatu negara saat ini tentu akan menentukan kondisi masa depan perekonomian.

img_title Cara Orang Berolahraga Mulai Berubah, Recovery Kini Jadi Prioritas

Kemunculan Recovery Berbentuk K

Berdasarkan pengalaman, resesi ternyata juga bisa mengubah struktur pembagian kue ekonomi. Bisa jadi setelah resesi kue ekonomi terbagi lebih merata atau justru didominasi sejumlah kelas ekonomi tertentu (timpang).

img_title Sahroni Ingatkan Warga Biasakan Selesaikan Konflik Lewat Jalur Hukum, Bukan Main Hakim Sendiri

Saat ini di sejumlah negara mulai muncul suatu fenomena recovery yang menggambarkan semakin tidak meratanya pendapatan penduduk akibat pandemi yang lebih dikenal dengan skema pemulihan berbentuk K (k-shape recovery).

Sebagaimana kita membayangkan huruf K, terdapat tanda arah ke atas dan ke bawah setelah garis tegak. Hal ini sekaligus memberi gambaran bahwa ada suatu kelompok ekonomi yang tumbuh dan pulih lebih cepat, namun ada juga kelompok yang terus terjerumus dan pulih lebih lama. K-shape recovery ini bisa terjadi dari sisi sektoral maupun dari sisi demografis.

Fenomena k-shape recovery ini sebenarnya baru ditemukan di Amerika Serikat pada tahun 2020 di kala pandemi covid-19 mewabah. Dikala sebagian besar pekerja "paman sam" kehilangan pekerjaan akibat pandemi, ternyata terdapat sejumlah kelompok yang justru bertambah kaya akibat kenaikan aset dan harga properti yang mereka miliki.

Golongan kaya ini tidak begitu terpengaruh dengan kebijakan pembatasan sosial. Mereka hanya berdiam diri dan bekerja dari rumah sambil menanti kenaikan aset mereka. Secara alamiah kondisi seperti ini jelas berakibat meningkatnya angka ketimpangan akibat pandemi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi k-shape recovery di Indonesia

Kejadian memburuknya distribusi pendapatan setelah resesi sebenarnya juga pernah terjadi di Indonesia pada saat krisis ekonomi 1997/1998. Pasca krisis ekonomi 1997/1998 jarak ekonomi antara si kaya dan si miskin terlihat makin melebar dibandingkan masa Orde Baru.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut