Manajemen Talenta ASN dan Birokrasi Melayani

Suasana Birokrasi Perumusan Kebijakan (unsplash.com)
Suasana Birokrasi Perumusan Kebijakan (unsplash.com)
Sumber :
  • vstory

VIVA – Di era revolusi industri 4.0 ini, masih sering muncul anggapan bahwa birokrasi Indonesia cenderung rumit, bertele-tele dan kurang profesional. Padahal aspek kecepatan, kemudahan dan akuntabilitas birokrasi merupakan faktor penentu dalam memenangkan persaingan di era disrupsi yang identik dengan perubahan tak terduga.

Birokrasi Indonesia saat ini masih banyak yang menggunakan pola komunikasi abad 20 yang masih konvensional yang dicirikan dengan rapat-rapat, surat menyurat dan pemasukan berkas yang prosedural.

Tak ayal Government Effectiveness Index (GEI) Indonesia yang mencerminkan kemudahan dan efektivitas birokrasi hanya berada di peringkat 62 dari 192 negara pada tahun 2020.

Saatnya Berubah

“Berbenah”, barangkali itu kata kunci yang diperlukan pemerintah untuk merombak patologi birokrasi yang mengakar di Indonesia. Layaknya patologi dalam dunia medis yang menggerogoti organ tubuh, patologi birokrasi juga menggerogoti kualitas layanan publik.

Dalam teori manajemen, patologi birokrasi dapat berwujud penyalahgunaan wewenang, pengaburan masalah, indikasi KKN, minimnya pengetahuan dan ketrampilan,  ketakutan pada perubahan dan inovasi, kurang responsif terhadap kritik dan saran, kurang kreatif dan kredibilitas yang  rendah (Siagian, 1994).

kebijakan Work From Home bagi para ASN

kebijakan Work From Home bagi para ASN

Photo :
  • vstory

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.